// <![CDATA[ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KERUSAKAN JALAN DI KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN METODE ANALYTIC HIERARCHY PROCESS]]> Dr. Dwi Prasetyanto, Ir., M.T. Syabilla Kartika Sondaka / 22 2011 074 Penulis
Pertumbuhan ekonomi mengakibatkan peningkatan terhadap pertumbuhan lalu lintas, hal ini dapat menimbulkan masalah apabila tidak diimbangi dengan peningkatan mutu terhadap sarana dan prasarana jalan yang sudah ada. Salah satu masalah yang terjadi yaitu kerusakan jalan, dimana kerusakan yang terjadi tidak hanya disebabkan oleh satu faktor tetapi dapat merupakan suatu gabungan dari beberapa faktor yang saling terkait. Pada penelitian ini masalah di analisis menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk mendapatkan urutan faktor yang mempengaruhi kerusakan jalan di Kota Bandung. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan kuisioner kepada para responden ahli di bidang jalan yang isinya berkaitan langsung dengan struktur hirarki yaitu level 1(tujuan), level 2 (kriteria), dan level 3 (subkriteria). Data dari hasil kuesioner yang telah diolah menggunakan metode AHP, didapat bahwa penilaian responden terhadap beberapa kriteria menunjukan faktor beban lalu lintas memiliki pengaruh lebih penting yaitu dengan bobot 29,9% kemudian faktor mutu perkerasan jalan dengan bobot 29,7%, faktor daya dukung tanah dengan bobot 28,5%, dan yang terakhir faktor lingkungan dengan bobot 11,9%.