// <![CDATA[ANALISIS KELAIKAN EKONOMI MONOREL KORIDOR DAGO-LEUWIPANJANG KOTA BANDUNG]]> Mochamad Badar Ismail W. / 22 2011 122 Penulis Sofyan Triana, S.T., M.T.
Tingginya angka pertumbuhan penduduk di Kota Bandung mengakibatkan ruas-ruas jalan di sepanjang Kota Bandung menjadi padat dan kemacetan terjadi hampir di seluruh ruas-ruas jalan. Usaha pemerintah Kota Bandung dalam menanggulangi kemacetan salah satunya dengan membangun sistem transportasi massal berbasis rel yang dalam hal ini adalah monorel. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis apakah pembangunan monorel koridor Dago-Leuwipanjang ini laik dibangun atau tidak secara ekonomi. Metode pehitungan BOK menggunakan pedoman T-15-2005-B. Data yang digunakan merupakan hasil laporan Dinas Perhubungan Kota Bandung dan survei LHR (Lintas Harian Rata-Rata) yang dilakukan disepanjang Jl.Ir.H.Juanda