// <![CDATA[GEDUNG PAGELARAN SENI GARUDA]]> Imam Munandar / 212010123 Dosen Pembimbing 1 Ir. Udjianto, MSP Erwin Yuniar S.T., M.T.
Seni merupakan kebutuhan yang bersifat hiburan bagi manusia, dan pada saat ini perkembangan dunia seni yang sangat pesat mendorong kebutuhan sarana sarana yang dapat menunjang dunia seni itu sendiri dan pada proyek ini akan merencanakan sebuah bangunan yang merupakan sarana bagi kegiatan seni khususnya seni pertunjukan yang baik dari segi perancangan maupun bentuk bangunan dan dengan semakin berkurangnya rasa nasionalisme pada generasi muda Republik Indonesia saat ini dibutuhkan suatu hal pengingat rasa nasionalisme yang baru dengan gagasan yang modern dan mudah diterima oleh masyarakat Indonesia khususnya generasi muda yang menjadi tumpuan masa depan Republik Indonesia. Maka dilakukan pembangunan sarana pagelaran seni yang lebih kompleks di area wisata terpadu Ancol dengan menyisipkan pesan nasionalisme kedalam desain bangunan tersebut. Dunia pagelaran seni sedang berkembang pesat dan sebagian besar pelaku seni merupakan generasi muda Republik Indonesa sehingga sarana pagelaran seni yang baik sangat dibutuhkan untuk menunjang industri pagelaran seni lokal agar dapat terus berkembang. Dengan menggunakan Tema konsep Desain Metafora yang mengambil acuan Garuda Pancasila bertujuan menciptakan suatu kesan yang meningkatkan rasa nasionalisme, dan menjadi ikon atau Landmark baru pada kawasan Jakarta Utara selain itu dengan adanya tema dengan dasar nasionalisme akan dapat menyatu dengan wahana-wahana yang terdapat dalam area wisata terpadu Ancol. Penerapan desain yang berdasarkan Garuda Pancasila sebagai dasar negara diterapkan pada bentuk, fasad, dan konten dari bangunan pagelaran seni ini diharapkan dapat terciptanya sarana pagelaran seni yang ideal juga nyaman, serta memiliki pesan nasionalisme yang dapat ditangkap oleh pengguna bangunan sehingga menunjang kebutuhan sarana pagelaran seni di daerah Jakarta. Penerapan Metafora Garuda Pancasila terhadap bangunan mencakupi bentuk dasar bangunan yang memiliki bentuk persegi lima dimana merupakan cerminan dari pancasila yang berarti lima sila, sayap pada bangunan menggunakan sistem atap folded dengan lekukan sesuai jumlah helai bulu Garuda Pancasila, serta warna atap yang berwarna emas memiliki arti kekuatan dari Garuda Pancasila. Gedung Pagelaran Seni Garuda diharapkan dapat menjadi Ikon kebangkitan Nasionalisme baru.