// <![CDATA[STUDI PEMANFAATAN RAP DAN ASPAL ELVALOY PADA CAMPURAN LASTON AC-BC]]> Silvia Sukirman, Ir. Rahmi Zurni, S.T., M.T. Ardi Seno / 22 2010 006 Penulis
Dalam meningkatkan kualitas jalan secara efektif, efisien, dan ekonomis dilakukan penelitian diantaranya dengan pemanfaatan material daur ulang atau RAP (Reclaimed Asphalt Pavement). Menggunakan persentase KAA sebesar 4.5%, 5%, 5.5%, 6%, 6.5%, dan 7% pada benda uji, maka diperoleh nilai KAO sebesar 6,1% yang hasil tersebut menjadi acuan untuk pembuatan benda uji selanjutnya. Benda uji dengan campuran RAP sebanyak 5%, 7,5%, dan 10% dengan menggunakan KAO 6% pada pengujian menunjukan hasil bahwa nilai VIM dan VMA campuran yang menggunakan agregat RAP 5% dan 7,5% cenderung menurun, bertambahnya kadar RAP memungkinkan agregat RAP mampu mengisi pori campuran serta rongga agregat pada campuran. Nilai stabilitas dengan menggunakan agregat RAP semakin meningkat. Meningkatnya nilai stabilitas dipengaruhi oleh nilai pori (VIM) dan rongga (VMA) yang semakin kecil, tetapi agregat RAP 10% menunjukan nilai sebaliknya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan agregat RAP 7,5% adalah campuran aspal beton yang memiliki persen agregat RAP terbaik.