// <![CDATA[PENGARUH PENUTUPAN PINTU PERLINTASAN KERETA API TERHADAP TUNDAAN DAN PANJANG ANTRIAN KENDARAAN DI JALAN BRAGA KOTA BANDUNG]]> Faruk Zuhdi 22-2008-058 Penulis Dr. Dwi Prasetyanto, Ir., MT.
Pertemuan antara dua jenis prasarana transportasi seperti jalan raya dan jalan rel, merupakan bentuk perlintasan yang menimbulkan masalah. Permasalahan yang terjadi yaitu kemacetan yang pada akhirnya menimbulkan tundaan dan antrian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis panjang antrian dan waktu penormalan yang terjadi akibat variasi lama penutupan pintu perlintasan kereta api. Lokasi penelitian dilakukan di perlintasan kereta api Jalan Braga Bandung. Parameter yang diambil adalah lama penutupan pintu perlintasan kereta api, arus lalu lintas pada saat terganggu dan tidak terganggu, kapasitas jalan dengan menggunakan model arus lalulintas Greenshields. Nilai panjang antrian dan waktu penormalannya dapat diketahui dengan metode gelombang kejut. Dari hasil analisis terhadap data-data yang diperoleh, didapatkan panjang antrian maksimum terjadi pada penutupan kesepuluh dengan lama penutupan 108 detik yaitu sebesar 198.93 meter, dan waktu penormalan yang dibutuhkan yaitu selama 252.6 detik. Akibat penutupan pintu kereta api tersebut dengan waktu penormalan yang dapat disimpulkan bahwa penutupan mempengaruhi lalulintas di ruas jalan tersebut.