// <![CDATA[PERBANDINGAN PANJANG ANTRIAN DAN WAKTU PELAYANAN PADA SISTEM PENGUMPULAN TOL KONVENSIONAL TERHADAP SISTEM PENGUMPULAN TOL ELEKTRONIK]]> Silvia Sukirman, Ir. Sofyan Triana, S.T., M.T. Nina Dora Bangun / 22-2011-156 Penulis
Jalan tol diselenggarakan dengan maksud untuk meningkatkan efisiensi pelayanan jasa guna menunjang peningkatan pertumbuhan ekonomi. Pada suatu sistem jalan tol kemacetan sering terjadi di tempat pelayanan pembayaran tol. Gerbang Tol Baros I, Cimahi merupakan salah satu gerbang tol yang sudah menggunakan 2 sistem pelayanan pada gardu keluar. Oleh karena itu, diperlukan adanya kajian mengenai perbandingan panjang antrian dan waktu pelayanan pada sistem pengumpulan tol konvensional terhadap sistem pengumpulan tol elektronik. Berdasarkan pengolahan data pada tingkat kedatangan dan tingkat pelayanan di awal pekan (weekday) dan akhir pekan (weekend) pada kedua sistem berdistribusi Poisson dan Eksponensial Negatif. Metode perhitungan perbandingan kinerja antara kedua sistem pengumpulan tol tersebut pada sistem tertutup menggunakan metode FIFO. Didapatkan nilai rata-rata pelayanan gardu tol pada sistem pengumpulan tol konvensional antara lain untuk tingkat kedatangan kendaraan yang diperoleh di setiap gardu tol sebesar 17,417 kend/menit dan rata-rata waktu pelayanan diperoleh sebesar 10,834 detik, jumlah rata-rata kendaraan dalam sistem (n) sebesar 4,066 kend/menit, jumlah rata-rata kendaraan dalam antrian (q) sebesar 3,113 kend/menit, waktu menunggu rata-rata dalam sistem (d) sebesar 0,879 menit, dan waktu menunggu rata-rata dalam antrian (w) sebesar 0,7 menit, sedangkan untuk pengumpulan tol elektronik tingkat kedatangan kendaraan yang diperoleh sebesar 0,277 kend/menit dan rata-rata waktu pelayanan diperoleh sebesar 3,826 detik, n = 0,008 kend/menit, q = 0 kend/menit, d = 0,064 menit, dan w = 0,001 menit.