// <![CDATA[PENGARUH INFILTRASI HUJAN DALAM ANALISIS STABILITAS LERENG KONDISI JENUH SEBAGIAN MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA]]> Dr. techn. Indra Noer Hamdhan, S.T., M.T. Desti Santi Pratiwi 22 2011 159 Penulis
Kejadian longsoran pada lereng salah satunya disebabkan oleh adanya infiltrasi hujan yang masuk ke dalam tanah. Infiltrasi hujan yang masuk ke dalam tanah akan mengisi pori dalam tanah sehingga dapat menurunkan nilai kuat geser pada tanah. Pada tanah jenuh sebagian, nilai tekanan pori negatif (suction) diperhitungkan dalam menentukan nilai kuat geser tanah. Ketika terjadi hujan, nilai suction akan berkurang seiring dengan terinfiltrasinya air hujan kedalam tanah sehingga nilai kuat geser pada tanah menurun. Jenis tanah yang dimodelkan dalam analisis stabilitas lereng adalah loamy sand, sandy loam dan lempung yang memiliki sifat permeabilitas yang berbeda, sehingga pengaruh infiltrasi hujan pada ketiga jenis tanah ini pun akan berbeda. Analisis ini dilakukan dengan menggunakan Program PLAXIS 2D AE yang berbasis Elemen Hingga. Dari hasil analisis didapat bahwa penurunan tercepat terjadi pada tanah yang memiliki tingkat permeabilitas yang tinggi dibandingkan dengan tanah yang memiliki permeabilitas yang rendah.