KAJIAN PENGARUH VARIASI TEMPAT PENGISIAN BETON PADA STRUKTUR LENGKUNG UTAMA JEMBATAN PELENGKUNG BAJA
Jembatan pelengkung baja yang digunakan saat ini berupa profil persegi tubular.
Dalam praktiknya bentuk tubular sering diisi dengan adukan beton sehingga
menghasilkan kekakuan yang lebih besar. Penelitian ini melakukan kajian pengaruh
variasi pengisian beton pada pelengkung tubular baja. Ada 4 jenis model yang
dilakukan yaitu: Lengkung utama tanpa pengisian beton, Pengisian beton pada
seluruh bagian lengkung utama, Pengisian beton pada bagian tumpuan lengkung
utama dan Pengisian beton pada bagian lapangan lengkung utama. Beban yang
diberikan pada model tersebut adalah berat sendiri struktur, beban mati tambahan
(aspal, pagar dan trotoar), beban hidup (beban lajur BTR, beban lajur BGT, beban
truk, beban rem dan beban pejalan kaki), faktor beban dinamis, beban angin dan
beban gempa. Hasil analisis menunjukan perbandingan antara model yang
lengkung utamanya tidak diisi beton dengan lengkung utama yang diisi beton 1,18-
1,86 kali lebih kecil untuk lendutan, 1,057- 1,123 kali lebih besar untuk reksi
perletakan, 1,067-1,162 kali lebih besar untuk gaya dalam aksial, 1,034-1,149 lebih
besar untuk gaya dalam momen, 0,936-1,170 kali lebih besar untuk gaya dalam
geser dan 0,92-1,32 lebih besar untuk periode getar struktur.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2016).KAJIAN PENGARUH VARIASI TEMPAT PENGISIAN BETON PADA STRUKTUR LENGKUNG UTAMA JEMBATAN PELENGKUNG BAJA ().Teknik Sipil:FTSP
Chicago Style
.KAJIAN PENGARUH VARIASI TEMPAT PENGISIAN BETON PADA STRUKTUR LENGKUNG UTAMA JEMBATAN PELENGKUNG BAJA ().Teknik Sipil:FTSP,2016.Text
MLA Style
.KAJIAN PENGARUH VARIASI TEMPAT PENGISIAN BETON PADA STRUKTUR LENGKUNG UTAMA JEMBATAN PELENGKUNG BAJA ().Teknik Sipil:FTSP,2016.Text
Turabian Style
.KAJIAN PENGARUH VARIASI TEMPAT PENGISIAN BETON PADA STRUKTUR LENGKUNG UTAMA JEMBATAN PELENGKUNG BAJA ().Teknik Sipil:FTSP,2016.Text