// <![CDATA[PEMBANGUNAN GEODATABASE KEBENCANAAN (Studi Kasus :]]> 0410098605 - Indrianawati, S.T., M.T. Sumarno, Ir., M.T. M.RIFKY ALDIANSYAH/ 232010020 Penulis
Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kabupaten Bandung menduduki peringkat ke-4 tingkat rawan bencana dari 494 kabupaten yang ada di Indonesia. Upaya yang dapat diambil untuk membantu pihak Pemerintah Kabupaten Bandung dalam proses pengambilan keputusan terkait penanggulangan bencana adalah melalui pembangunan sistem informasi kebencanaan. Untuk membangun sistem informasi kebencanaan yang akurat dan terkini, diperlukan adanya suatu geodatabase kebencanaan yang diharapkan dapat digunakan sebagai pusat data dalam membangun sistem informasi kebencanaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan hasil standardisasi geodatabase kebencanaan Kabupaten Bandung yang telah disusun oleh (Maryam, 2015) dengan membangun geodatabase kebencanaan. Hasil yang diperoleh dari tahap evaluasi dan identifikasi, dapat diketahui bahwa terdapat 97 data kebencanaan yang dibutuhkan, dimana 49 data belum tersedia di kustodian, 10 data belum dapat distandardkan, dan 38 data telah distandardkan. Sedangkan dari tahap implementasi diperoleh hasil berupa visualisasi geodatabase kebencanaan Kabupaten Bandung.