// <![CDATA[DESAIN TEBAL LAPIS TAMBAH PERKERASAN LENTUR DENGAN MENGGUNAKAN DATA FALLING WEIGHT DEFLECTOMETER DAN METODE PD T-05-2005 B]]> Ir. Silvia Sukirman Dicky Purnama / 22 2010 071 Penulis Rahmi Zurni , S.T., M.T.
Tebal lapis tambah merupakan lapis perkerasan tambahan yang dipasang di atas konstruksi perkerasan yang ada dengan tujuan meningkatkan kekuatan struktur perkerasan yang ada agar dapat melayani lalulintas yang direncanakan selama kurun waktu yang akan datang. Disamping itu tebal lapis tambah juga merupakan salah satu alternatif peningkatan pada ruas jalan. Perencanaan yang tidak tepat menyebabkan jalan cepat rusak (under design) atau menyebabkan konstruksi tidak stabil (over design). Perlu adanya metode yang sesuai dalam perancangan dan perencanaan suatu jalan agar diperoleh hasil yang bisa memenuhi unsur keselamatan dan pengguna jalan. Pada ruas jalan yang diteliti, penelitian dilakukan dengan alat Falling Weight Deflectometer untuk memperoleh nilai lendutan balik dan menggunakan metode Bina Marga Pd. T-05-2005-B sebagai metode perhitungan. Total panjang ruas yang dijadikan lokasi penelitian adalah sepanjang 42,1 km dan ruas yang dijadikan penelitian adalah ruas yang menghubungkan Simpang Kalianda menuju Sukamaju. Hasil analisis menunjukan bahwa di sepanjang jalan 42,1 km diperoleh ketebalan lapis aspal beton 3 cm.