PEMETAAN KUALITAS AIR TANAH DI KOTA BANDUNG DAN SEKITARNYA MENGGUNAKAN METODE GEOSTATISTIK
Kualitas air tanah di Kota Bandung dan sekitarnya dari tahun ke tahun
mengalami penurunan yang diakibatkan oleh berbagai faktor. Oleh sebab itu
diperlukan pemetaan kualitas air tanah agar dapat dipantau perubahannya dan
menentukan air tanah tersebut layak digunakan atau tidak berdasarkan nilai
ambang batas yang ditentukan oleh Kementrian Kesehatan dan WHO (World
Health Organization). Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan kualitas
air tanah pada tahun 2008 dan 2011 berdasarkan 6 parameter, yaitu daya hantar
listrik, kesadahan, klorida, nitrat, pH, sulfat. Pembuatan peta persebaran
parameter menggunakan metode geostatistik yaitu metode ordinary kriging
dengan analisis data spasial eksploratif dengan menggunakan model-model
variogram. Parameter yang digunakan dipetakan menggunakan model-model
semivariogram yaitu model eksponensial, model gaussian, dan model sferikal.
Model semivariogram dipilih berdasarkan Root Mean Square Error (RMSE)
dengan nilai terkecil. Hasil penelitian ini berupa persebaran kualitas air tanah pada
tahun 2008 dan 2011 yang ditampilkan berupa peta. Pada tahun 2008, nilai-nilai
parameter yang tidak ada yang melampaui ambang batas yang telah ditentukan.
Pada tahun 2011 ada 3 parameter yang telah melampaui ambang batas, yaitu
parameter daya hantar listrik, klorida, dan pH.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2016).PEMETAAN KUALITAS AIR TANAH DI KOTA BANDUNG DAN SEKITARNYA MENGGUNAKAN METODE GEOSTATISTIK ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.PEMETAAN KUALITAS AIR TANAH DI KOTA BANDUNG DAN SEKITARNYA MENGGUNAKAN METODE GEOSTATISTIK ().Teknik Geodesi:FTSP,2016.Text
MLA Style
.PEMETAAN KUALITAS AIR TANAH DI KOTA BANDUNG DAN SEKITARNYA MENGGUNAKAN METODE GEOSTATISTIK ().Teknik Geodesi:FTSP,2016.Text
Turabian Style
.PEMETAAN KUALITAS AIR TANAH DI KOTA BANDUNG DAN SEKITARNYA MENGGUNAKAN METODE GEOSTATISTIK ().Teknik Geodesi:FTSP,2016.Text