// <![CDATA[MEMORYLAND]]> Awang Rozi / 212009032 Dosen Pembimbing 1 EkaVirdianti ST., MT Ir. DwiKustianingrum, MT
Jakarta memiliki luas sekitar 661,52 km² (lautan : 6.977,5 km²), dengan penduduk berjumlah 10.187.595 jiwa (2011). Pertambahan jumlah penduduk tersebut mengakibatkan terjadinya densifikasi penduduk dan permukiman yang cepat dan tidak terkendali di bagian kota. Hal tersebut menyebabkan kebutuhan ruang meningkat untuk mengakomodasi kepentingannya. Semakin meningkatnya permintaan akan ruang khususnya untuk permukiman dan lahan terbangun berdampak kepada semakin merosotnya kualitas lingkungan sehingga keberadaan ruang semakin tidak nyaman untuk beraktivitas dan menciptakan masyarakat yang stress. Untuk itulah dibutuhkan sebuah sarana yang dapat menunjang kwalitas hidup masyarakat kota yang ditinjau dari segi lingkungan dan sosial. Sarana entertainment seperti theme park diperlukan warga kota mengingat makin merosotnya kwalitas hidup masyarakat Jakarta. Fasilitas hiburan berupa “Theme Park”merupakan salah satu fasilitas yang sangat diperlukan karena peranan fasilitas hiburan memiliki posisi yang penting dalam strategi pembangunan masyarakat. Perencanaan fasilitas hiburan pada hakikatnya adalah suatu proses untuk mencapai keadaan yang lebih baik di masa yang akan datang melalui pemilihan alternatif rencana yang rasional, sistematis, mengenai apa yang akan dilakukan, bagaimana melakukannya, siapa pelaksananya dan kapan suatu kegiatan dilaksanakan dalam rangka meningkatkan mutu kwalitas hidup masyarakat, sehingga fasilitas hiburan itu dapat memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat.