PERANCANGAN DAN SIMULASI SISTEM PEMOTONGAN PLAT ALUMUNIUM BERBASIS PLC OMRON CPM2A DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK
WONDERWARE INTOUCH 7.1.1
Penghematan anggaran perusahaan mengakibatkan munculnya berbagai
macam sistem yang menggantikan peranan manusia dalam proses produksi.
Terlihat dari banyaknya peralatan yang pengoperasiannya membutuhkan peranan
manusia, kini digeser oleh peralatan yang berbasis kendali otomatis. Salah satu
sistem tersebut yaitu menggunakan Programmable Logic Controller (PLC) yang
mempunyai beberapa kelebihan-kelebihan lain.
PLC (programmable Logic Controller) adalah sebuah alat yang digunakan
untuk menggantikan rangkaian sederet relay yang dijumpai pada sistem kendali
proses konvensional. PLC biasanya digunakan pada proses kendali produksi yang
membutuhkan kecepatan tinggi, dengan proses yang dikerjakan berulang-ulang.
Sistem pemotongan plat alumunium adalah salah satu sistem yang
pengontrolannya menggunakan PLC.
Perancangan Sistem Pemotongan Plat alumunium ini meliputi
perancangan perangkat keras dan perangkat lunak sebagai simulasi dari sistem
tersebut. Perangkat keras pada Sistem Pemotongan Plat Alumunium ini dirancang
dengan menggunakan PLC OMRON CPM2A yang dihubungkan dengan inverter
tiga fasa sebagai devais untuk mengontrol kecepatan motor induksi tiga fasa.
Motor induksi tiga fasa ini dipasang optical encoder yang dibaca oleh optocoupler
sebagai input parameter panjang plat alumunium yang dibutuhkan. Optocoupler
ini mengirimkan sinyal berupa pulsa kepada PLC, yang kemudian diolah hingga
menjadi parameter panjang plat alumunium yang akan dipotong. Perangkat lunak
dibuat dalam bahasa ladder logic diagram sehingga pemrograman PLC dapat
dilakukan dengan mudah. Komputer digunakan sebagai HMI (Human Machine
Interface) untuk menyediakan kendali dan status dari sistem dengan Wonderware
InTouch 7.1.1 sebagai perangkat lunak HMI.
Berdasarkan hasil pengujian fungsional secara keseluruhan, sistem
berjalan dengan baik, ditandai dengan terjadinya perubahan kecepatan pada motor
induksi sebesar 600, 300 dan 150 rpm, yang diatur oleh inverter tiga fasa, hasil
dari instruksi yang di berikan oleh program melalui PLC. Sistem ini mempunyai
mempunyai simpangan (error) sebesar ± 18 sampai dengan 40 %, dikarenakan
oleh pembacaan optocoupler yang tidak sinkron dengan kecepatan motor, timing
pada saat pengambilan waktu yang kurang tepat dengan perubahan kecepatan
motor, juga karena kesalahan pada saat pengukuran kecepatan motor dengan menggunakan tachometer.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2008).PERANCANGAN DAN SIMULASI SISTEM PEMOTONGAN PLAT ALUMUNIUM BERBASIS PLC OMRON CPM2A DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK
WONDERWARE INTOUCH 7.1.1 ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN DAN SIMULASI SISTEM PEMOTONGAN PLAT ALUMUNIUM BERBASIS PLC OMRON CPM2A DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK
WONDERWARE INTOUCH 7.1.1 ().Teknik Elektro:FTI,2008.Text
MLA Style
.PERANCANGAN DAN SIMULASI SISTEM PEMOTONGAN PLAT ALUMUNIUM BERBASIS PLC OMRON CPM2A DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK
WONDERWARE INTOUCH 7.1.1 ().Teknik Elektro:FTI,2008.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN DAN SIMULASI SISTEM PEMOTONGAN PLAT ALUMUNIUM BERBASIS PLC OMRON CPM2A DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK
WONDERWARE INTOUCH 7.1.1 ().Teknik Elektro:FTI,2008.Text