PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MINIATUR PEMANAS OTOMATIS PADA BAK PENAMPUNGAN AIR MANDI MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AT89S52
Perkembangan di bidang elektronika kini telah pesat. Bebagai jenis alat
diciptakan untuk membuat hidup manusia menjadi lebih mudah dengan kinerja lebih
efisien. Salah satunya adalah pemanas air. Alat ini digunakan manusia untuk
memanaskan air yang hendak digunakan untuk mandi.
Pada awalnya, pemanasan air dilakukan secara manual dengan cara memasak
air diatas bara api dan menunggunya beberapa saat hingga air mendidih.
Permasalahan muncul saat manusia tidak memiliki waktu untuk menunggu karena
sudah terlambat untuk melakukan kegiatan yang lain, maka, untuk menciptakan
kondisi yang lebih baik bagi manusia diciptakanlah alat pemanas air otomatis.
Pemanas air yang diimplementasikan pada tugas akhir ini harus mampu
bekerja secara berkesinambungan hanya dengan dua buah input. Yaitu input dari
suhu ruangan dan input dari suhu air. suhu ruangan dikatakan panas jika suhu
ruangan tersebut lebih dari 23 0C dengan toleransi sebesar 0,5 0C.
Pemanas yang dirancang dikatakan otomatis karena suhu pada bak mandi
akan selalu dijaga sekitar 40 0C dengan asumsi suhu ruangan kurang dari atau sama
dengan 23 0C, tetapi jika suhu ruangan lebih dari 23 0C maka suhu pada bak mandi
tidak akan dijaga sekitar 40 0C.
Pada tugas akhir ini dibangun dan diimplementasikan sebuah miniatur bak
mandi yang memiliki kemampuan untuk mengatur suhu air yang ada di dalamnya.
Sistem ini secara garis besar dibagi menjadi 4 buah subsistem. Subsistem tersebut
adalah subsistem catu daya, subsistem input (sensor suhu), subsistem pengendali dan
subsistem aktuator. Subsistem catu daya merupakan subsistem yang memberikan
daya untuk seluruh komponen elektronika yang ada di dalam sistem. Subsistem input
merupakan subsistem yang memberikan informasi kepada sistem mengenai kondisi
suhu air di dalam bak dan suhu lingkungan disekitar bak mandi dengan menggunakan
sensor suhu, subsistem pengendali merupakan subsistem yang mengolah semua
informasi yang diterima sistem untuk diaplikasikan pada subsistem aktuator. Pada
susbsistem ini digunakan sebuah mikrokontroller AT89s52. Subsistem aktuator
merupakan subsistem yang digerakan oleh pengendali yang berfungsi untuk
memanaskan air dengan menggunakan elemen pemanas (Heater). Subsistem ini akan
bekerja jika status ruangan dalam keadaan dingin dan tidak akan bekerja jika status
ruangan dalam keadaan panas.
Berdasarkan hasil pengujian sistem secara keseluruhan, maka dapat
disimpulkan bahwa sistem dapat berfungsi sesuai dengan yang diinginkan,
indikasinya yaitu : 1) pengujian kondisi suhu ruangan 27 oC maka heater tidak
bekerja, 2) pengujian kondisi ruangan 23 oC dan suhu pada bak penampugan air
mandi kurang dari 40 oC maka heater bekerja dengan waktu 3 menit 10 detik
mencapai suhu 40 oC, 3) pengujian kondisi ruangan 23 oC dan suhu bak penampugan
air mandi lebih dari 40 oC maka heater tidak bekerja.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2008).PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MINIATUR PEMANAS OTOMATIS PADA BAK PENAMPUNGAN AIR MANDI MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AT89S52 ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MINIATUR PEMANAS OTOMATIS PADA BAK PENAMPUNGAN AIR MANDI MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AT89S52 ().Teknik Elektro:FTI,2008.Text
MLA Style
.PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MINIATUR PEMANAS OTOMATIS PADA BAK PENAMPUNGAN AIR MANDI MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AT89S52 ().Teknik Elektro:FTI,2008.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MINIATUR PEMANAS OTOMATIS PADA BAK PENAMPUNGAN AIR MANDI MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AT89S52 ().Teknik Elektro:FTI,2008.Text