URBAN ART MUSEUM
“Urban art” adalah seni yang mencirikan perkembangan suatu kota, dimana
perkembangan itu kemudian melahirkan sebuah sistem di masyarakat yang secara struktur dan
kultur yang berbeda dengan struktur dan kultur masyarakat pedesaan pada umumnya.
Olehkarena itu harus ada suatu sarana publik yang dapat mengnaungi karya-karya
dari seniman “urban art”. Agar perkembangan seni pun dapat berkembang sesuai zaman, dan
berkurang nya “vandalism” yang dilakukan para seniman “urban art”. Masyarakat pun dapat
lebih menghargai juga karya-karya seniman “urban art”, lalu masyarakat juga dapat
merasakan dan mengerti dari karya-karya yang dibuat oleh seniman urban art. Maka dari itu
harus ada sarana publik yang dibuat khusus untuk memamerkan karya seniman “urban art”
seperti halnya sebuah gedung “gallery” untuk memarkan karya tetapi hanya yang bersifatnya
untuk sementara.
Fasilitas gedung museum “urban art” sangat diperlukan karena peranannya sangat
penting bagi seniman-seniman “urban art” agar karya-karya nya lebih dihargai, dan juga bisa
menghasilkan seniman-seniman baru yang ingin berkreasi dalam menciptakan sebuah karya.
Museum ini dapat menyimpan karya seniman “urban art” yang akan lebih dihargai oleh
masyarakat “urban”. Kolerasi yang saling mendukung akan membuat sebuah pergerakannya
pun dapat terkontrol dan terfasilitasi, agar tidak ada terjadinya “vandalism” yang dilakukan
seniman “urban art”. Adanya Museum “Urban Art” ini, yang didalamnya ada tempat
memamerkan karya “urban art” dan “gallery” untuk pameran, lalu disediakan juga tempat
untuk membuat sebuah karya “urban art on the spot”. Dan sarana pendukung lainnya seperti
ampliteater untuk pertunjukan sebuah karya.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2014).URBAN ART MUSEUM ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.URBAN ART MUSEUM ().Arsitektur:FTSP,2014.Text
MLA Style
.URBAN ART MUSEUM ().Arsitektur:FTSP,2014.Text
Turabian Style
.URBAN ART MUSEUM ().Arsitektur:FTSP,2014.Text