PERANCANGAN DAN ANALISIS ALAT GETARAN PAKSA PADA POROS DENGAN TUMPUAN SEDERHANA
Getaran adalah gerak osilasi suatu benda yang melalui titik kesetimbangannya.
Getaran paksa terjadi akibat adanya gangguan (eksitasi) dari luar secara terus
menerus, sehingga getaran paksa tersebut akan terjadi secara kontinu selama
sumber gangguan (eksitasi) masih bekerja. Sumber gangguan (eksitasi) ini dapat
berupa putaran motor listrik yang bekerja pada poros rotor yang berputar. Getaran
paksa terjadi pada frekuensi eksitasinya, maka apabila frekuensi sumber
eksitasinya sama dengan frekuensi pribadi sistem, hal ini dapat mengakibatkan
terjadinya resonansi pada struktur sistem tersebut sehingga dapat menyebabkan
kerusakan pada struktur. Hal ini harus dihindari, oleh karena itu perlu diketahui
putaran kritis sistem, sehingga sistem tersebut tidak boleh beroperasi pada putaran
kritisnya. Tujuan yang ingin dicapai dalam perancangan ini adalah: memperoleh
putaran kritis secara teoritik dari sebuah poros rotor dengan variasi pembebanan,
memperoleh karakteristik putaran poros akibat perubahan defleksi,
membandingkan hasil perhitungan dengan beberapa metode, memperoleh gambar
teknik dari hasil rancangan. Dari hasil perhitungan diperoleh data hasil
perhitungan secara teoritis sebagai berikut : Untuk putaran kritis dengan 1 beban,
terjadi pada putaran 1366,83 rpm dengan defleksi maksimum sebesar -0,478 mm
dan putaran kritis dengan 2 beban, terjadi pada putaran 1165,98 rpm dengan
defleksi maksimum sebesar -0,658 mm.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2016).PERANCANGAN DAN ANALISIS ALAT GETARAN PAKSA PADA POROS DENGAN TUMPUAN SEDERHANA ().Teknik Mesin:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN DAN ANALISIS ALAT GETARAN PAKSA PADA POROS DENGAN TUMPUAN SEDERHANA ().Teknik Mesin:FTI,2016.Text
MLA Style
.PERANCANGAN DAN ANALISIS ALAT GETARAN PAKSA PADA POROS DENGAN TUMPUAN SEDERHANA ().Teknik Mesin:FTI,2016.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN DAN ANALISIS ALAT GETARAN PAKSA PADA POROS DENGAN TUMPUAN SEDERHANA ().Teknik Mesin:FTI,2016.Text