// <![CDATA[ANALISIS PERFORMANSI WIPLL ( WIRELESS INTERNET PROTOCOL LOCAL LOOP )]]> MICHAEL /11-2001-179 Penulis Dwi Aryanta, MT
Dalam era informasi sekarang ini, kebutuhan pelanggan akan layanan komunikasi semakin meningkat, terutama pada komunikasi data untuk berbagai aplikasi internet. Hal ini juga didukung oleh perkembangan pasar yang menunjukkan bahwa permintaan pelayanan tersebut cukup menjanjikan. Salah satu penunjang pelayanan komunikasi data tersebut adalah dengan menggunakan teknologi WipLL. WipLL adalah suatu teknologi jaringan tanpa kabel untuk akses broadband (Broadband Wireless Access) yang bersifat fixed dengan menggunakan IP (Internet Protocol). WipLL beroperasi dalam keadaan kondisi LOS (Line of Sight) dimana antena pemancar dan antena penerima harus dalam keadaan bebas pandang ”dapat saling melihat antara satu dengan yang lainnya”, dan memiliki jangkauan area yang lebih besar bila dibandingkan dengan layanan DSL (Digital Subscriber Line) yang hanya mencapai jarak 5,5 Km dari STO (Station Transmisi Otomat). Dalam Tugas akhir ini, akan dibahas mengenai hasil performansi dari link WipLL dilapangan berdasarkan parameter performansi yang meliputi nilai daya terima perangkat penerima atau RSL (Receive Signal Level), kualitas link atau Eb/No berdasarkan analisa perhitungan link budget menggunakan model propagasi Free Space Propagation pada kondisi LOS (Line of Sight). Nilai RSL pada pengukuran link Lembong – Jl. Jakarta (-62,32 dBm) masih berada diatas treshold modulasi 8-FSK (-75 dBm), Sedangkan nilai RSL pad link Lembong - Ujung Berung (-78,22 dBm) berada dibawahnya, sehingga modulasinya diturunkan (modulasi adaptif) menjadi 4-FSK (Pth = -83 dBm), agar sistem komunikasi dapat dinyatakan layak.