MUSEUM BATIK JAKARTA


Museum Batik Jakarta merupakan suatu wadah atau sarana yang digunakan untuk menyajikan secara visual karya seni budaya batik dan juga memberikan informasi mengenai sejarah perkembangan batik. Kota Jakarta sebagai ibukota negara Republik Indonesia menjadikan kota ini sebagai pusat gerbang pengenalan keanekaragaman budaya dan berpotensi besar sebagai pusat informasi seni budaya. Museum Batik Jakarta merupakan salah satu contoh dari pusat seni budaya tersebut. Tema yang diambil dalam proyek tugas akhir ini adalah bangunan hemat energi, yang diartikan sebagai bangunan yang akan mewadahi karya dari kerajinan batik di era masa sekarang (modern/digital) yang erat kaitannya dengan aktivitas pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengkomunikasikan, dan memamerkan (display) yang cukup banyak melibatkan teknologi dalam penyampaian informasinya (interaksi multimedia) dimana hal ini tentunya menggunakan sumber daya yang tidak sedikit. Desain hemat energi diharapkan dapat mengurangi penggunaan sumber daya pada bangunan sehingga berdampak pada pemeliharaan dan biaya-biaya yang dibebankan kepada pengunjung dapat ditekan sehingga lebih dapat diakses atau terjangkau oleh berbagai kalangan masyarakat luas. Strategi penghematan energi yang akan diterapkan meliputi kombinasi pencahayaan alami dan buatan, kombinasi penghawaan alami dan buatan, implementasi building automation system, penggunaan solar panel, serta penerapan secondary skin pada fasade. Kegiatan yang akan diwadahi ialah edukasi dan informasi, konvensi, rekreasi, retail, dengan fasilitas yaitu museum dan konvensi (ruang pamer, konvensi, perpustakaan dan studi, workshop, konservasi dan preservasi) serta fasilitas pendukung (café, galeri/batik store, gift shop, amphitheater). Perencanaan proyek diawali dengan menganalisa kondisi tapak, kebutuhan ruang, dan aktivitas yang akan terjadi. Setelah proses perencanaan, kebutuhan ruang yang dibutuhkan disesuaikan dengan luas tapak. Proses perencanaan menjadi titik awal untuk dilanjutkan menuju proses perancangan yang kemudian dilanjutkan dengan proses skematik menjadi suatu kesatuan untuk mencapai proses perancangan yang utuh. Metoda yang digunakan adalah metoda analisis yang dilakukan meliputi tahap pengumpulan data (studi literatur, observasi lapangan, wawancara, studi banding, seleksi data), tahap analisis dan sintesis, dan tahap pengembangan konsep. Proses konsep perancangan mengacu pada hasil analisis dan studi pembelajaran berdasarkan tema dan judul yang diambil, sehingga diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pelestarian dan apresiasi terhadap batik sebagai bagian dari budaya Indonesia.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Daniel Tanggalong / 212001063 - Personal Name
Ir. Shirley Wahadamaputera, MT - Personal Name
Dr. Nurtati Soewarno, MT - Personal Name
No. Panggil 885AR082014a
Subyek museum, hemat energi, batik
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2014
Jurusan Arsitektur
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2014).MUSEUM BATIK JAKARTA().Arsitektur:FTSP

.MUSEUM BATIK JAKARTA().Arsitektur:FTSP,2014.Text

.MUSEUM BATIK JAKARTA().Arsitektur:FTSP,2014.Text

.MUSEUM BATIK JAKARTA().Arsitektur:FTSP,2014.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20322

Total Kunjungan: 26011 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id