// <![CDATA[PERHITUNGAN SETTING RELE ARUS LEBIH (OVER CURRENT RELAY) DAN RELE GANGGUAN TANAH (GROUND FAULT RELAY) PADA INCOMING TRAFO DAN OUTGOING FEEDER 20 kV DARI TRAFO 9 GI CIGERELENG]]> Ir. Soenarjo Nurina Ningtyas Aprilia Sari /11 - 2003 - 108 Penulis Yudho Rahadianto, ST.
Sistem distribusi tenaga listrik merupakan bagian dari sistem tenaga listrik yang tingkat gangguannya tergolong tinggi. Jenis gangguan yang paling sering terjadi adalah gangguan hubung singkat, baik gangguan hubung singkat tiga fasa, dua fasa maupun satu fasa ke tanah dan seiring dengan perkembangan jaringan distribusi yang ada, gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah yang terjadi saat ini telah sampai dapat menyebabkan terjadinya masalah simpatetik trip. Untuk mengatasi hal tersebut maka digunakanlah rele arus lebih dan rele gangguan tanah sebagai pengaman utama sekaligus pengaman cadangan pada jaringan distribusi tegangan menengah 20 kV. Dalam mendesain rangkaian rele proteksi dibutuhkan suatu studi gangguan yang berupa analisa perhitungan besar arus gangguan hubung singkat tiga fasa, dua fasa dan satu fasa ke tanah di berbagai tempat dalam sistem. Analisa gangguan hubung singkat adalah suatu analisa sistem tenaga yang dikhususkan untuk menentukan besaranbesaran fisis yang berubah akibat terjadinya gangguan hubung singkat. Besaran yang langsung dapat ditentukan adalah besaran arus dan tegangan yang besarannya berubah dari keadaan normal. Hasil dari studi gangguan hubung singkat inilah yang kemudian digunakan sebagi dasar penyetelan rele proteksi. Penyetelan rele proteksi diperlukan agar rele mampu bekerja memisahkan bagian yang terganggu dengan cepat dan selektif. Sehingga arus gangguan hubung singkat yang terjadi tidak sampai merusak peralatan yang terdapat pada sistem distribusi dan kejadian simpatetik trip yang dapat menyebabkan pemadaman lebih luas tidak perlu terjadi.