// <![CDATA[ANALISA KINERJA SISTEM GELOMBANG MIKRO DIGITAL S D H LINK DAERAH DI PEMATANG SIANTAR]]> Lita Lidyawati, MT Dwi Aryanta, MT Mariyanti Rahayu/ 11-2003-149 Penulis
Saat ini kebutuhan akan sarana transmisi yang dapat menyalurkan informasi dengan kecepatan tinggi, kapasitas besar, aman, dan handal sangat dibutuhkan. Sejalan dengan perkembangan ekonomi serta transportasi juga meningkat sehingga berdampak pada naiknya kebutuhan jasa telekomunikasi yang harus disediakan secara cepat dengan tetap mempertahankan kualitas yang baik. Kebutuhan ini dapat dipenuhi oleh sistem transmisi SDH (Synchronous Digital Hierarchy) melalui gelombang mikro digital, yang mana teknologi ini memiliki kehandalan dalam kecepatan menyalurkan informasi dan memiliki bandwidth yang besar. Konfigurasi penggunaan STM-x diperlukan sesuai dengan kebutuhan kapasitas trafik ataupun kanal E1 hasil perencanaan yang dapat menangani kebutuhan pengguna hingga beberapa tahun perencanaan. Analisa kelayakan dari sistem Gelombang Mikro Digital (GMD)-SDH untuk link Dolok Simarjarunjung - Dolok Tolong dan Dolok Tolong - Dolok Martimbang dengan sejumlah parameter eksisting. Hasil analisa map profile memperlihatkan kedua link masih dalam kondisi line of sight yang memenuhi persyaratan ITU-R. Secara teoritis perhitungan nilai Probabilitas Outage sistem radio link Dolok Simarjarunjung-Dolok Tolong sebesar 8,94 x10-4 dan Dolok Tolong-Dolok Martimbang sebesar 4,05 x 10-5 sehingga kedua link sudah memenuhi standar rekomendasi ITU-R sebesar 2,24 x 10-3. Perencanaan kebutuhan trafik sampai dengan tahun 2010 dengan menggunakan prediksi regresi linier, mengharuskan dilakukan penyesuaian konfigurasi pada jaringan SDH. Sampai dengan tahun 2010, diprediksi akan membutuhkan 914 E1 sehingga dipilih penggunaan konfigurasi 15 x STM 1.