// <![CDATA[STUDI ALIRAN DAYA PADA SUBSISTEM BANDUNG SELATAN MENGGUNAKAN METODE FAST-DECOUPLED]]> Ir. Soenarjo Syahrial, ST.MT. Mohammad Suryono/ 11 2002 158 Penulis
Aliran daya merupakan salah satu parameter yang menjadi ukuran kinerja sistem tenaga. Dari aliran daya pada jaringan dapat diketahui seberapa besar efisiensi suatu sistem tenaga bekerja, apakah besar daya yang dibangkitkan sesuai dengan beban yang disuplai dan apakah rugi-rugi pada jaringan sudah sesuai standar. Analisis aliran daya merupakan hal yang sangat penting dalam keberlangsungan suatu sistem tenaga sehingga apabila terdapat perubahan konfigurasi atau komponen sistem tenaga, maka aliran daya sistem akan berubah. Oleh karena itu studi aliran daya memiliki peranan yang sangat dalam perencanaan, perancangan dan pengawasan suatu sistem tenaga. Pada Laporan Tugas Akhir ini Penulis membahas tentang perhitungan aliran daya serta pemodelan sistem tenaga di transmisi subsistem Bandung Selatan. Setelah diperoleh hasil perhitungan aliran daya Kemudian dilakukan analisis, dengan mengolah data yang ada akan didapatkan informasi mengenai kondisi jaringan. Diharapkan dengan analisis aliran daya tersebut dapat diketahui kinerja sistem tenaga di Bandung Selatan. Studi aliran daya yang dilakukan pada Tugas akhir ini menggunakan metode Fast-Decoupled tipe BX dimana pada metode ini menggunakan matrik Jacobian sebagai pengkoreksi tegangan, dengan perangkat lunak Matlab versi 7.5. Dengan dilakukan analisis aliran daya pada sistem Bandung Selatan dapat diketahui bahwa sistem tenaga dalam keadaan baik secara umum walaupun dalam hasilnya terdapat 3 bus yang bertegangan diluar batasnya. Aliran daya dilakukan dalam 7 iterasi dan total keseluruhan suplai daya adalah 1105,641 MW 393,475 MVar. Sedang total beban adalah 1090,158 MW 391,116 MVar. Sedangkan total rugi-rugi sistem adalah 15,483 MW.