// <![CDATA[STUDI PERFORMANSI SISTEM TRANSMISI LINK CIKAMPEK – LEMBANG 2 MENGGUNAKAN SPACE DIVERSITY DI PT. TELKOM BANDUNG]]> Ricky Permana S/ 11 – 2001 – 052 Penulis Ir. Suyato, MSc
Seiring dengan berkembangnya teknologi, dan tuntutan masyarakat akan jasa layanan telekomunikasi, PT.TELKOM selalu berupaya untuk meningkatkan kapasitas, kualitas dan jenis layanan telekomunikasi. Salah satunya dengan mengoptimalkan kinerja alat dan jaringan telekomunikasi, yaitu dengan system telekomunikasi gelombang mikro digital terrestrial (atau lebih dikenal dengan GMD). Perangkat yang digunakan untuk saat ini adalah type ALCATEL AFH 270-6 yang mempunyai band frekuensi 6,4 – 7,1 GHz (sesuai rekomendasi ITU-R384), dan menggunakan modulasi 16 QAM. Sistem radio GMD ini didesain untuk dapat menyalurkan 8 kanal radio dua arah secara bersamaan dan menyalurkan kanal dengan bit rate 140 Mbit/s. Untuk meningkatkan kualitas dan kehandalan system, maka pada antenna penerima digunakan antenna tambahan, yaitu antenna penerima diversity. Pada antenna penerima diversity terdiri atas Low Noise Amplifier, Mixer, Rangkaian Penguat, Pergeseran Fasa, Distortion Analyzer dan rangkaian Penghitung. Dengan adanya penerima diversity ini, didapatkan kehandalan (performance) sebesar 99,9999% pada transmisi link CIKAMPEK – LEMBANG 2. Sehingga sesuai dengan rekomendasi dari CCIR dan sistem transmisi pada PT. TELKOM masih layak digunakan.