// <![CDATA[ANALISIS BENCHMARK NETWORK EXISTING INTRA OPERATOR]]> Dwi Aryanta, MT. Erik Krisnihadi, ST. Doni Iswandi/ 11 – 2002 – 062 Penulis
Perkembangan telekomunikasi bergerak seluler Global System for Mobile Communication (GSM) menuntut adanya optimalisasi pada seluruh jaringan guna memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan. Untuk mengoptimalisasikan jaringan tersebut, maka penulis terlebih dahulu melakukan analisis terhadap data benchmark-nya. Yaitu dengan cara menentukan parameter pengukuran benchmark jaringan telepon seluler berdasarkan Key Performance Indicator (KPI). Hasil pengukuran dari parameter benchmark mendapatkan tiga parameter untama yang akan dilakukan pengukuran, coverage area, network capacity dan network quality. Dengan adanya tiga parameter utama ini akan memper mudah kita menganalisis setiap bagian dari sistem dalam jaringan telepon seluler tersebut, dari ketiga sistem tersebut kita mendapatkan begitu banyak data yang dibutuhkan yang di sesuaikan dengan sistem tersebu. Untuk coverage area kita mendapatkan data berupa Rx Level, TA (Timing Advance Distribution) dan MS Tx Power Distributions, sedangkan untuk network capacity data yang menjadi acuan adalah CCSR (Call Setup Success Rate) dan untuk network quality di dapatkan data Rx quality, SQI (Speech Quality Index) dan Handover. Jadi dengan mengetahui nilai – nilai dari setiap parameter tersebut kita dapat menentukan seberapa optimalkah jaringan yang sedang kita amati, apakah masih layak untuk dipergunakan atau harus sudah diperbaharui.