PERANCANGAN DAN REALISASI PROTOTIPE SISTEM PENGHENTIAN SECARA OTOMATIS TERHADAP HALANGAN MENGGUNAKAN SENSOR
ULTRASONIK
Berbagai fitur telah dikembangkan dalam teknologi otomotif. Perkembangan
teknologi pada kendaraan pada umumnya dititikberatkan dalam hal keamanan dan
kenyamanan saat berkendaraan.
Pada tugas akhir ini dibangun suatu prototipe sistem penghentian secara
otomatis terhadap halangan menggunakan sensor ultrasonik yang diaplikasikan pada
mainan mobil-mobilan dengan pengendali motor DC dan metoda PWM
menggunakan mikrokontroler ATmega8535. Sistem yang dibangun bersifat open
loop, dimana putaran motor DC tidak dijadikan feedback pada unit kendali. Tujuan
perancangan sistem ini adalah mengatur motor DC untuk berputar ataupun berhenti
berdasarkan data jarak dari sensor ultrasonik sehingga sistem dapat berhenti pada
jarak yang ditentukan.
Sistem ini diimplementasikan ke dalam perangkat keras dan perangkat lunak.
Perangkat keras terdiri atas enam subsistem yaitu: subsistem masukan (sensor
ultrasonik tipe DT-SENSE ULTRASONIK AND INFRARED RANGER), subsistem
unit kendali menggunakan mikrokontroler ATmega8535, subsistem plant (driver
motor DC menggunakan IC L293D dan motor DC tipe RC-280RA-20120),
subsistem keluaran berupa LCD tipe LMB162A dan subsistem catu daya yang
terdiri atas sumber tegangan 5 Vdc dan sumber tegangan 7,2 Vdc. Perangkat lunak
yang digunakan dibuat dalam bahasa pemrograman C.
Algoritma pengaturan motor DC menggunakan metoda look-up table, dimana
perintah-perintah untuk pengaturan putaran motor DC melalui sinyal PWM
dimasukan ke dalam memori pada mikrokontroler dengan masukan jarak yang
diperoleh dari sensor ultrasonik. Setiap perubahan jarak yang terukur menghasilkan
nilai PWM sebagai masukan untuk motor DC.
Sistem penghentian secara otomatis dirancang untuk melakukan penghentian
motor DC ketika jarak halangan terhadap sensor sejauh 30 cm dan motor DC akan
terus berputar apabila jarak halangan terhadap sensor lebih dari 30 cm. Pada
pengujian, motor DC mulai berhenti pada jarak rata-rata 27,76 cm yang diakibatkan
oleh kesalahan pengukuran dari sensor ultrasonik dan adanya daya dorong pada saat
sistem masih melaju. Dari hasil pengujian, maka dapat disimpulkan bahwa sistem
telah berfungsi dengan baik dimana motor DC dapat berhenti berputar pada jarak
rata-rata sejauh 27,76 cm terhadap halangan dengan rata-rata kesalahan pengukuran
yang relatif kecil, yaitu sebesar 2,24 cm dari jarak berhenti yang telah ditentukan (30
cm).
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).PERANCANGAN DAN REALISASI PROTOTIPE SISTEM PENGHENTIAN SECARA OTOMATIS TERHADAP HALANGAN MENGGUNAKAN SENSOR
ULTRASONIK ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN DAN REALISASI PROTOTIPE SISTEM PENGHENTIAN SECARA OTOMATIS TERHADAP HALANGAN MENGGUNAKAN SENSOR
ULTRASONIK ().Teknik Elektro:FTI,2009.Text
MLA Style
.PERANCANGAN DAN REALISASI PROTOTIPE SISTEM PENGHENTIAN SECARA OTOMATIS TERHADAP HALANGAN MENGGUNAKAN SENSOR
ULTRASONIK ().Teknik Elektro:FTI,2009.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN DAN REALISASI PROTOTIPE SISTEM PENGHENTIAN SECARA OTOMATIS TERHADAP HALANGAN MENGGUNAKAN SENSOR
ULTRASONIK ().Teknik Elektro:FTI,2009.Text