// <![CDATA[ANALISA TEGANGAN DAN REGANGAN MENGGUNAKAN SENSOR STRAIN GAUGE BERBASIS LABJACK]]> 0423037201 - Ali Atamimi S.T., M.T. DERRY DWICIPTO SUDARMAWAN NRP : 12-2009-021 Penulis
Dalam dunia pengukuran, kemajuan teknologi sudah banyak digunakan. Misalnya saja dalam pengukuran performa suatu mesin, kekuatan suatu kontruksi bangunan, kekuatan suatu bahan dan lain-lain. Pada pengukuran kekuatan material, khususnya pengukuran tegangan dan regangan suatu material akibat pembebanan. Sensor mulai sering digunakan karena ukurannya yang kecil dan dapat membaca perubahan yang kecil (yang tidak dapat dibaca oleh sensor konvensional). Strain gauge merupakan salah satu sensor yang dapat melakukan hal tersebut. Dengan ukurannya yang kecil, strain gauge dapat diletakkan pada spesimen sesuai dengan keinginan penguji, sehingga tegangan dan regangan yang terjadi pada setiap bagian spesimen dapat diketahui. Pada alat pengujian pada batang kantilever, digunakan sensor strain gauge untuk mengetahui besarnya tegangan dan regangan yang terjadi. Data yang diperoleh dari strain gauge kemudian diteruskan ke komputer dengan menggunakan akuisisi data (Labjack) dan ditampilkan dengan menggunakan program labjack, sehingga diperoleh besarnya tegangan dan regangan yang terjadi.