// <![CDATA[DESAIN INTERIOR SEKOLAH TINGGI FILM DI BANDUNG]]> Nadia Rusdinar / 31 2011 083 Penulis Anastasha Oktavia Sati Zein, S.Sn., M.Sn. Drs. Aing R Nayadilaga M.T.
Perkembangan filmdi Indonesia menjai cukup pesat akibat dari perkembangan teknologi digital yang kemudian berdampak pada semakin murahnya biaya produksi film dan semakin tingginya kebutuhan masyarakat akan informasi dan hiburan. Di beberapa kota berdirinya komunitas film, fetival film, workshop serta dikusi film yang masih bersifat indepnden. Untuk itu sebuah institusi pendidikan dengan sarana dan fasilitas pendukung kegiatan perfilman yang baik sangat diperlukan. Sehingga mampu membekali sumber daya manusia untuk membuat film yang berkualitas serta bersaing secara global. Dengan adanya fasilitas tersebut di Bandung maka akan membantu menigkatkan sumber daya manusia sacara lebih merata dan tidak terpusat di Jakarta saja. Dengan keberadaan sekolah film diharpkan dapat melahirkan insan perfilman yang dapat menciptakan film-film berkualitas. Studio-studio penunjang kebutuhan seperti studio produksi, fotografi, musik, artisik danlian-lain juga perlu difasilitasi untuk memudahkan kegiatan belaar mengajar. Atas dasar itulah perlu dibuat desain interior Sekolah Tinggi Film yang mewadahi dan memfasiitasi kebutuhan kegiatan belaar mengajar di dalamnya.