PENERAPAN BIOKLIMATIK DESAIN DALAM PERANCANGAN HOTEL BISNIS DI KAWASAN KONSERVASI KOTA BANDUNG
Bandung merupakan salah satu kota di provinsi Jawa Barat yang sering dijuluki dengan paris van java, Bandung juga merupakan kota dengan kunjungan wisatawan terbanyak setiap tahunnya, menurut badan pusat kota statistik Kota Bandung tahun 2013 total wisatawan mengalami peningkatan hingga 5,7 juta wisatawan dari tahun 2012. Untuk menanggapi hal tersebut dibutuhkanya sebuah hotel untuk menunjang pelaku wisatawan terutama pelaku bisnis yang datang ke Kota Bandung. Lokasi hotel yang akan direncanakan berada di antara Jalan Asia-Afrika dan Jalan Tamblong, dimana daerah ini merupakan salah satu daerah konservasi di kota Bandung. Untuk memenuhi segala aspek permasalahan yang terdapat pada lokasi perencanaan, maka dilakukan tiga pendekatan desain, yaitu hotel bergaya boutique yang diperuntukan untuk kebutuhan pebisnis, yang kedua pendekatan bioklimatik untuk menanggapi permasalahan iklim setempat yang berkaitan dengan penghematan energi saat operasional bangunan, dan pendekatan ketiga menggunakan unsur linkage sebagai penyatuan dari bangunan lama dengan bangunan baru. Dengan pendekatan tersebut diharapkan hotel ini mampu memenuhi berbagai aspek, baik yang berhubungan dengan fasilitas penunjang pelaku bisnis, kaitan dengan iklim tropis di Indonesia, dan dapat menyatu dengan bangunan eksisting sebagai bangunan konservasi.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2015).PENERAPAN BIOKLIMATIK DESAIN DALAM PERANCANGAN HOTEL BISNIS DI KAWASAN KONSERVASI KOTA BANDUNG ().Arsitektur:FTSP
Chicago Style
.PENERAPAN BIOKLIMATIK DESAIN DALAM PERANCANGAN HOTEL BISNIS DI KAWASAN KONSERVASI KOTA BANDUNG ().Arsitektur:FTSP,2015.Text
MLA Style
.PENERAPAN BIOKLIMATIK DESAIN DALAM PERANCANGAN HOTEL BISNIS DI KAWASAN KONSERVASI KOTA BANDUNG ().Arsitektur:FTSP,2015.Text
Turabian Style
.PENERAPAN BIOKLIMATIK DESAIN DALAM PERANCANGAN HOTEL BISNIS DI KAWASAN KONSERVASI KOTA BANDUNG ().Arsitektur:FTSP,2015.Text