// <![CDATA[PENGUKURAN NILAI RUANG KREATIF DAN NILAI PENGARUH RUANG KREATIF TERHADAP TINGKAT KREATIVITAS INDIVIDU]]> Ira Irawati, S.T., M.T. MARISKA S HAIRI / 242011027 Penulis
Kota merupakan wadah bagi penduduk di dalamnya untuk beraktivitas. Aktivitas tersebut akan menciptakan interaksi antar individu yang heterogen. Interaksi yang terjadi di dalam kota ini dapat menciptakan ide-ide baru yang tentunya dapat memicu kekreativitasan. Untuk menumbuhkan perilaku kreatif dalam perekonomian kota diperlukan dukungan simultan dari semua elemen baik pemerintah, pelaku ekonomi, maupun masyarakat. Kreativitas merupakan faktor penting pembangunan ekonomi kota. Kota kreatif mulai mengglobal pada saat ini, kota kreatif dianggap sebagai konsep pengembangan kota yang mendukung sekaligus merangsang kualitas sumber daya manusia (Landry, 2000). Pada saat ini Kota Bandung sedang berada dalam masa implementasi rencana pengembangan kota kreatif. Dalam membentuk suatu kota kreatif dibutuhkan faktor-faktor pembentuk Kota Kreatif diantaranya adalah tersedianya ruang-ruang kreatif dan adanya kalangan yang mampu mengekspresikan ide kreatif mereka.Bentuk ruang kreatif yang mendukung Kota Bandung menjadi kota kreatif saat ini antara lain adalah taman. Taman sebagai ruang publik yang menjadi wadah interaksi sosial antar individu. Interaksi di dalam ruang publik dapat menciptakan ide-ide baru yang dapat memicu kreativitasan (Landry dan Bianchini, 1995). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai ruang kreatif dan nilai pengaruh ruang kreatif terhadap tingkat kreativitas individu pada masing-masing objek penelitian. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis stastistik deskriptif dengan menggunakan alat analisis distribusi frekuensi. Analisis statistik deskriptif digunakan untuk menjelaskan hasil penyebaran kuesioner yang digunakan untuk melihat persepsi masyarakat tentang nilai ruang kreatif dan nilai pengaruh ruang kreatif terhadap tingkat kreativitas individu.Distribusi frekuensi digunakan untuk mendapatkan gambaran hasil penelitian dengan mengkelompokan kelas interval dengan jumlah objek dalam tabel distribusi pada setiap kategori. Dalam penelitian ini terbagi atas 4 kategori, yaitu sangat tidak kreatif, tidak kreatif, kreatif dan sangat kreatif. Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disimpulkan nilai ruang kreatif dan nilai pengaruh ruang kreatif terhadap tingkat kreativitas individu pada ke-5 taman yang menjadi objek penelitian masuk pada kategori kreatif.