// KAJIAN RTH DAN RTNH BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA KAWASAN PERKANTORAN (Studi Kasus: Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B))

Detail Cantuman

KAJIAN RTH DAN RTNH BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA KAWASAN PERKANTORAN (Studi Kasus: Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B))

KAJIAN RTH DAN RTNH BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA KAWASAN PERKANTORAN (Studi Kasus: Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B))


Kawasan perkantoran merupakan kawasan yang padat akan aktivitas baik
aktivitas formal ataupun non-formal. Kawasan perkantoran membutuhkan ruang
terbuka yang diperuntukkan untuk kesejahteraan orang-orang yang melakukan
kegiatan di dalamnya. Ruang terbuka pada kawasan perkantoran dapat meredamn
stress yang timbul. Timbulnya stress ini dapat diakibatkan oleh kebisingan, polusi,
kepadatan, pertengkaran birokrasi yang mengakibatkan penurunan kualitas kerja,
sehingga peran ruang terbuka di kawasan perkantoran sangatlah penting.
Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah mengkaji ruang terbuka yang
dapat mengoptimalkan fungsi dan ruang yang tersedia, sehingga apa yang
dibutuhkan pengguna kawasan dapat terpenuhi dengan lahan yang tersedia. Metode
analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan
pendekatan kualitatif di mana data dikumpulkan, disusun, dan diinterpretasikan.
Metode analisis deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting
kawasan kajian. Untuk menganalisis persepsi dan harapan pengguna kawasan,
digunakan metode placemaking yang dapat membentuk ruang atas dasar kebutuhan
pengguna kawasan.
Hasil penelitian menunjukkan ruang yang sudah ada belum dapat memenuhi
kebutuhan pengguna kawasan sehingga terdapat ruang yang ada tidak
termanfaatkan. Ruang yang tidak termanfaatkan merupakan bagian dari ruang
terbuka terbuka pada kawasan kajian dan perlu adanya tindak lanjut berupa
pemeliharaan terutama RTH pekarangan, RTH jalur hijau jalan, dan RTH ruang
pejalan kaki. Pengguna kawasan menginginkan penambahan fasilitas di RTH jalur
hijau, RTH ruang pejalan kaki, dan RTNH koridor. Adapun ruang terbuka yang
belum dibangun berupa taman dan lapangan olahraga yang dibutuhkan pengguna
kawasan di kawasan perkantoran. Dengan terbentuknya ruang berdasarkan
kebutuhan, maka tidak akan ada ruang yang tidak termanfaatkan. Hasil penelitian
ini dapat menjadi acuan dalam perancangan ruang terbuka berbasis kebutuhan
pengguna kawasan.


LOADING LIST...

LOADING LIST...

Detail Information

Bagian Informasi
Pengarang Ira Irawati, S.T., M.T. - Personal Name
Esha Meysandi Ermaya / 24-2008-004 - Personal Name
No. Panggil 531PL
Subyek kawasan perkantoran, ruang terbuka, placemaking.
Fakultas FTSP
Tahun Terbit 2015
Jurusan Teknik Planologi
Deskripsi Fisik
Info Detil Spesifik


Citation

. (2015).KAJIAN RTH DAN RTNH BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA KAWASAN PERKANTORAN (Studi Kasus: Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B))().Teknik Planologi:FTSP

.KAJIAN RTH DAN RTNH BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA KAWASAN PERKANTORAN (Studi Kasus: Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B))().Teknik Planologi:FTSP,2015.Text

.KAJIAN RTH DAN RTNH BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA KAWASAN PERKANTORAN (Studi Kasus: Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B))().Teknik Planologi:FTSP,2015.Text

.KAJIAN RTH DAN RTNH BERDASARKAN PERSEPSI PENGGUNA KAWASAN PERKANTORAN (Studi Kasus: Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B))().Teknik Planologi:FTSP,2015.Text

 



Homepage Info

Koleksi  ETD adalah merupakan Tugas Akhir mahasiswa Itenas dalam menempuh program Sarjana/Magister. Seluruh isi dari Tugas Akhir adalah merupakan tanggung jawab penulis sepenuhnya.

Koleksi


Total ETDs : 20100

Total Kunjungan: 33113 dari Maret 2018

Media Sosial / Kanal

Address

UPT Perpustakaan Itenas
Jl. PKH. Mustopha No.23
Bandung 40124, Indonesia
Phone: +62-22-7272215,
email: libary[at]itenas.ac.id

Error fetching content using cURL from https://selirhati.store/plugins/dqk-2.txt