GREEN LIFESTYLE DALAM EFISIENSI ENERGI
DI KOTA BANDUNG
Masalah tentang pemanasan global dan lingkungan menjadi permasalahan
utama seluruh negara di berbagai belahan dunia. Hal ini ditunjukkan dari semakin
memburuknya kualitas lingkungan hidup. Hampir di setiap negara telah menyatakan
peningkatan suhu yang signifikan secara global. Hal ini membuat manusia
mengatasi kondisi pemanasan global tersebut dengan menggunakan alat pendingin
udara (AC). Akan tetapi hal ini bukan solusi terbaik bagi manusia karena akan
menimbulkan permasalahan baru yang dampaknya akan dirasakan pada beberapa
waktu yang akan datang. Oleh karena itu diperlukan perubahan sikap dan perilaku
dalam penggunaan sumber daya untuk mengurangi kerusakan terhadap lingkungan.
Salah satu caranya adalah dengan perilaku hijau atau gaya hidup hijau (green
lifestyle). Gaya hidup hijau adalah gaya hidup yang memperhatikan keseimbangan
alam, konservasi, dan preservasi sumber daya alam. Masalah penghematan energi
adalah masalah pola konsumsi, yang datang dari diri kita. Efisiensi tidak bisa
dilakukan oleh aparatur negara saja atau yang sifatnya konstitusional, tetapi harus
dilakukan orang per orang. Maka, yang harus diubah adalah perilaku. Manusia
melakukan beberapa gerakan salah satunya adalah dengan gaya hidup hijau. Gaya
hidup hijau ini diharapkan dapat mengubah gaya hidup masyarakat pada umumnya
untuk lebih memikirkan tentang kondisi sumber daya serta melakukan konservasinya
untuk menjaga keseimbangan alam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengidentifikasi perilaku dan gaya hidup masyarakat dalam mengkonsumsi sumber
daya berdasarkan kegiatan sehari-hari dan dukungan kebijakan terhadap perilaku
masyarakat. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik
deskriptif untuk menjelaskan perilaku-perilaku dan gaya hidup masyarakat dalam
mengkonsumsi sumber daya serta mengidentifikasi dukungan kebijakan pemerintah
terhadap perilaku masyarakat. Selain itu juga digunakan analisis tabulasi silang
untuk melihat hubungan usia, jenis kelamin, status pernikahan, tingkat pendidikan
dan tingkat pendapatan dengan variabel efisiensi dan konservasi energi dan
konservasi air. Berdasarkan hasil analisis maka didapatkan kesimpulan bahwa
walaupun sudah mengetahui tentang penghematan sumber daya, implementasi yang
dilakukan belumlah maksimal dan dukungan kebijakan pemerintah belum spesifik
terhadap perilaku hemat sumber daya.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2015).GREEN LIFESTYLE DALAM EFISIENSI ENERGI
DI KOTA BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.GREEN LIFESTYLE DALAM EFISIENSI ENERGI
DI KOTA BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP,2015.Text
MLA Style
.GREEN LIFESTYLE DALAM EFISIENSI ENERGI
DI KOTA BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP,2015.Text
Turabian Style
.GREEN LIFESTYLE DALAM EFISIENSI ENERGI
DI KOTA BANDUNG ().Teknik Planologi:FTSP,2015.Text