STUDI PERSEPSI PENYEDIAAN AIR BERSIH KOMUNAL
DI KELURAHAN SUNGAI JANG
Perkembangan dan pertumbuhan suatu kota menyebabkan meningkatnya
kebutuhan akan air bersih. Permasalahan dalam penyediaan air bersih yang terjadi
yaitu adanya keterbatasan kuantitas air bersih yang didistribusikan,kualitas air
bersih yang buruk, serta kontinuitas distribusi air bersih. Masalah tersebut
diantaranya disebabkan oleh menurunnya debit air baku pada musim kemarau,
hanya terdapat satu sumber air baku, serta permasalahan teknis seperti kerusakan
pipa distribusi. Masalah ini juga terjadi di Kelurahan Sungai Jang, yang
menyebabkan masyarakat mencari cara lain untuk memenuhi kebutuhan air
bersihnya, yaitu dengan cara memanfaatkan air tanah seperti pembuatan sumur
dangkal dan sumur air tanah dalam, bahkan ada juga yang membeli air bersih dari
mobil tangki air dan membuat sistem penampungan air hujan. Penggunaan sumur
air tanah dalam secara berlebihan akan menimbulkan dampak buruk bagi
lingkungan. Ketersediaan suatu sistem air bersih yang berkelanjutan dibutuhkan
agar terpenuhinya kebutuhan air bersih bagi kehidupan masyarakat dapat dilakukan
secara terus menerus. Salah satu bentuk sistem air bersih berkelanjutan yang dapat
diterapkan ialah dengan penyediaan sistem air bersih secara komunal. Peran dan
partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor yang penting dalam penyediaan
air bersih komunal. Penyediaan air bersih komunal dapat dilakukan dengan
pembuatan sumur air tanah dalam yang baru atau dengan memanfaatkan sumur air
tanah dalam yang telah digunakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui persepsi penyediaan air bersih komunal di Kelurahan Sungai Jang.
Analisis yang digunakan ialah analisis stastistik deskriptif dengan menggunakan alat
analisis distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Berdasarkan hasil analisis, terdapat
kesediaan dan partisipasi masyarakat serta lembaga masyarakat dalam penyediaan
dan pemeliharaan air bersih komunal yang akan disediakan. Namun, kemampuan
biaya masyarakat dalam pembangunan dan penggunaan air bersih komunal dengan
pembuatan sumur air tanah dalam yang baru masih rendah dari apa yang telah
ditentukan. Adanya keterbatasan biaya dalam penyediaan air bersih komunal, maka
disarankan penyediaan air bersih komunal ini dengan memanfaatkan sumber air
tanah dalam yang telah digunakan masyarakat secara individu. Sehingga, dapat
memperkecil kebutuhan biaya pembangunan awal dalam penyediaan air bersih
komunal. Terdapat 5 rekomendasi lokasi sumur air tanah dalam yang dapat
dimanfaatkan untuk penyediaan air bersih komunal
Detail Information
Citation
APA Style
. (2015).STUDI PERSEPSI PENYEDIAAN AIR BERSIH KOMUNAL
DI KELURAHAN SUNGAI JANG ().Teknik Planologi:FTSP
Chicago Style
.STUDI PERSEPSI PENYEDIAAN AIR BERSIH KOMUNAL
DI KELURAHAN SUNGAI JANG ().Teknik Planologi:FTSP,2015.Text
MLA Style
.STUDI PERSEPSI PENYEDIAAN AIR BERSIH KOMUNAL
DI KELURAHAN SUNGAI JANG ().Teknik Planologi:FTSP,2015.Text
Turabian Style
.STUDI PERSEPSI PENYEDIAAN AIR BERSIH KOMUNAL
DI KELURAHAN SUNGAI JANG ().Teknik Planologi:FTSP,2015.Text