// <![CDATA[ANALISIS KONTAMINASI LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) DAN KROMIUM (Cr) DI AIR PERMUKAAN DAN SEDIMEN:]]> Kancitra Pharmawati, S.T., M.T Eka Wardhani, S.T., M.T Rindu Wahyu Paramita 25-2011-017 Penulis
Pembuangan limbah industri di sekitar Sungai Citarum dan Waduk Saguling menyebabkan dampak negatif bagi lingkungan perairan. Dampak negatif disebabkan oleh kandungan logam berat dalam limbah, yaitu logam berat Cd dengan toksisitas tinggi, dan Cr dengan toksisitas sedang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Cd dan Cr pada air, dan sedimen menggunakan metode pengukuran Inductively Couple Plasma Mass Spectrometry (ICP-MS). Analisis dilakukan terhadap hubungan kandungan logam berat di air, dan sedimen permukaan terhadap parameter fisika, dan kimia air, serta jenis sedimen. Penelitian ini, menilai kontaminasi logam berat di sedimen permukaan menggunakan metode Contamination Factor (CF) dan Pollution Load Index (PLI). Hasil penelitian menunjukkan kandungan logam berat Cd dan Cr di air masih memenuhi standar baku mutu berdasarkan Peraturan Pemerintah no 82 tahun 2001, sedangkan kandungan logam berat Cd di sedimen permukaan tidak memenuhi standar baku mutu berdasarkan Australian and New Zealand Environment and Conservation Council (ANZECC) tahun 2000. Nilai pH berkontribusi tinggi sebesar 64,29% terhadap nilai logam berat di air. Terjadi akumulasi kandungan logam berat Cd dan Cr di sedimen Waduk Saguling tanpa dipengaruhi oleh jenis sedimennya. Hasil penilaian tingkat kontaminasi logam berat Cd di sedimen Waduk Saguling, dengan metode CF, sebesar 8,69-13,53 kriteria very high degree of contamination dan logam Cr sebesar 0,43-0,77 kriteria low degree of contamination. Hasil penilaian dengan metode PLI sebesar 2,48 dengan kriteria sedimen Waduk Saguling terpolusi logam berat Cd dan Cr. Penilaian kontaminasi logam berat di sedimen permukaan dengan metode PLI dipengaruhi oleh kandungan pencemar lainnya seperti logam berat Cu, Ni, Pb, dan Zn.