// <![CDATA[PERENCANAAN SISTEM PENYALURAN AIR BUANGAN DOMESTIK KECAMATAN PURWAKARTA KABUPATEN PURWAKARTA]]> Eka Wardhani, ST., MT. HILDAN NUR TAUFIQ / 25-2010-029 Dr. Ir. Etih Hartati, MT.
Kecamatan Purwakarta merupakan ibu kota Kabupaten Purwakarta dengan luas wilayah 24.500 Ha dan jumlah penduduk pada tahun 2013 sebanyak 165.447 jiwa. Sistem penyaluran air buangan di Kecamatan Purwakarta sampai saat ini sebagian besar masih menggunakan sistem komunal dan sisanya membuang langsung ke badan air penerima. Oleh sebab itu, diperlukan suatu sistem jaringan penyaluran air buangan terpusat (off site system) yang bisa menyalurkan air buangan dari setiap rumah menuju IPAL. Timbulan air buangan diperhitungkan sebesar 80% dari penggunaan air bersih, maka terlebih dahulu dilakukan perhitungan proyeksi penduduk selama 20 tahun untuk menghitung kebutuhan air bersih dan timbulan air buangan. Perhitungan proyeksi penduduk menggunakan metode Geometrik dimana jumlah penduduk pada akhir tahun perencanaan tahun 2038 sebanyak 272.797 jiwa. Debit air buangan pada akhir tahun perencanaan sebesar 612,51 L/detik. Diusulkan 3 alternatif jalur pipa induk yang kemudian dipilih satu alternatif terbaik dengan menggunakan metode Weighted Ranking Technique (WRT). Alternatif II merupakan alternatif terpilih dengan 1 jalur pipa induk. Pengaliran dilakukan secara gravitasi dengan panjang saluran total 7.495 m yang berakhir pada IPAL yang berada di desa Sindangkasih. Diameter pipa yang digunakan berkisar antara (6-20) inch, kecepatan minimum 0,77 m/detik, waktu pengaliran dari titik terjauh hingga IPAL selama 2,87 jam. Jumlah manhole yang digunakan sebanyak 12 unit, biaya total yang dibutuhkan sebesar Rp.6.642.401.678,00.