// <![CDATA[PENERAPAN METODE GRAY LEVEL COOCCURRENCE MATRIX DAN PERHITUNGAN EUCLIDEAN DISTANCE PADA IDENTIFIKASI SIDIK JARI]]> Asep Nana Hermana, S.T., M.T. Muhammad Iqbal Mutakin 15-2010-026 Penulis Ir. M Ichwan, M.T.
Pengenalan sidik jari merupakan salah satu bagian dari pengenalan biometrik. Sidik jari memiliki pola yang berbeda setiap individu. Pada kasus sidik jari, proses pengukuran menggunakan distribusi derajat keabuan (histogram) dengan mengukur tingkat kekontrasan, granularitas, dan kekasaran suatu daerah dari hubungan ketetanggaan antar piksel di dalam citra. Proses pengenalan terdiri dari ekstraksi ciri orde pertama dan ekstraksi ciri orde kedua. Dengan menggunakan metode Gray Level Cooccurrence Matrix (GLCM), sistem menghitung nilai variance, rata-rata, entropi, energi dan homogenitas. Kemudian dalam mencocokan data sidik jari sistem menggunakan metode euclidean distance. Lima nilai ciri yang telah diekstraksi, dijadikan sebagai parameter yang digunakan untuk perbandingan data sidik jari latih dengan data sidik jari uji. Dari hasil pengujian didapatkan hasil bahwa dari lima orang yang diuji empat diantaranya berhasil teridentifikasi sesuai dengan sidik jari pemilik.