// <![CDATA[APLIKASI PENDETEKSI KOLESTEROL MELALUI IRIS MATAMENGGUNAKAN ALGORITMA GLCM DAN MED]]> Mira Musrini Barmawi, S.Si., MT. Dosen Pembimbing 1 Andriana, ST., MT. Dosen Pembimbing 2 Ari Seisar Hidayat / 15-2011-035 Penulis
Iris adalah daerah berbentuk cincin pada mata yang dibatasi oleh pupil dan sklera (bagian putih dari mata). Pada Iris mata dapat diketahui kondisi organ atau tingkat kesehatan dari seseorang berdasarkan iridologi. Iridologi adalah metode pemeriksaan kesehatan dan kelemahan organ-organ tubuh yang ada melalui iris Mata. Dalam penelitian ini, kesehatan yang terdeteksi adalah kolesterol. Input yang digunakan dalam penelitian ini adalah citra mata yang diperoleh dari orangorang, baik dalam kondisi normal maupun kolesterol. Gray Level Co-Occurrence Matrix - GLCM digunakan untuk ekstraksi fitur. Pada penelitian ini digunakan ekstraksi ciri orde kedua. Tujuannya adalah untuk mendapatkan fitur statistik dengan menghitung nilai probabilitas dari hasil perhitungan hubungan antara dua piksel pada jarak tertentu dan orientasi sudut. Dalam penelitian ini jarak(d) yang digunakan adalah 1 dan untuk sudut(θ) 0◦. Fitur statistik yang akan dihitung dari GLCM terdiri dari entropi, energi, homogenitas dan kontras. Hasil ekstraksi fitur kemudian diklasifikasi menggunakan Minimum Euclidean Distance - MED untuk mendapatkan kondisi iris, yang normal atau kolesterol. Pengujian dilakukan oleh 24 orang dengan jarak pengambilan citra dan intensitas cahaya yang berbeda dengan tingkat akurasi mencapai 70,83%.