// <![CDATA[IMPLEMENTASI ALGORITMA PARTICLE FILTERPADA FACE TRACKING MENGGUNAKAN AUGMENTED REALITY(STUDI KASUS :]]> Mira Musrini Barmawi, S.Si., MT. Irma Amelia Dewi, S.Kom.,MT. Leliana Yurmila 15-2011-053 Penulis
Augmented Reality adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi lalu mengaplikasikan benda maya tersebut dalam waktu nyata melalui penggabungan antara objek virtual dengan objek nyata[1]. Penerapan Augmented Reality ini akan dilakukan untuk pembuatan aplikasi tutorial make up. Pengguna dapat memilih warna yang sesuai bentuk wajah, warna kulit, usia dan dapat mencoba berbagai jenis make up seperti lisptick, eyeshadow, eyeliner, dan alis sehingga pengguna seakan-akan menggunakan alat make up tanpa harus menggunakan make up yang sesungguhnya. Pengguna hanya perlu berada dalam jangkauan webcam saat mengaktifkan fitur simulasi tutorial make up. Algoritma particle filter pada face tracking diimplementasikan di sistem aplikasi ini untuk proses pendeteksian wajah dan objek wajah seperti mata, hidung, bibir agar dapat mengenali seluruh posisi wajah untuk melakukan simulasi tutorial make up. Hasil pengujian ini menunjukan bahwa particle filter akurat dalam mendeteksi dan melacak posisi wajah dengan nilai rata-rata kesalahan kumulatif relatif kecil, yaitu pada kondisi standar 80% dengan rata-rata waktu kecepatan untuk pelacakan 3,98 detik.