// <![CDATA[PENGARUH KONSENTRASI KOH DAN WAKTU KONTAK TERHADAP PRODUKSI SEMI REFINED CARRAGEENAN DARI EUCHEUMA COTTONII]]> 0416087603 - Salafudin S.T., M.Sc. Fitri Anggraeni /142011015 Penulis Alvina Petrinasuma Aprilianty/ 142011036 Dosen Pembimbing 1 Dyah Setyo Pertiwi ST., MT., Ph.D.
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil rumput laut. Hal ini merupakan potensi ekonomi yang sangat besar karena pengolahan rumput menjadi Semi Refined Carrageenan (SRC) mampu menaikkan nilai tambah rumput laut. Carrageenan merupakan senyawa hidrokoloid dari rumput laut merah (Rhodophyceae). Salah satu rumput laut merah penghasil carrageenan adalah Euchema cottonii yang diperoleh dari Makasssar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh konsentasi KOH dan waktu kontak terhadap perolehan carrageenan. Parameter yang diukur yaitu rendemen, kekuatan gel, viskositas, dan kadar abu SRC. Parameter yang divariasikan adalah konsentrasi KOH dalam %b/b (2,21; 3,28; 4,33; 5,38; 6,40; 7,00; dan 8,00) dengan waktu kontak 1 jam dan 2 jam. Pengaruh penambahan KOH dan waktu kontak memberikan pengaruh terhadap mutu carrageenan yaitu rendemen, kekuatan gel, viskositas, dan kadar abu. Rendemen SRC yang dihasilkan sebesar 16,889-26,233% untuk waktu kontak 1 jam, dan 19,827-24,217% untuk waktu kontak 2 jam. Kekuatan gel SRC yang dihasilkan sebesar 684,211-823,371g/cm2 untuk waktu kontak 1 jam dan 302,105-522,105g/cm2 untuk waktu kontak 2 jam. Viskositas SRC yang dihasilkan sebesar 87,1-180,8cP untuk waktu kontak 1 jam dan 85,2-123,2cP untuk waktu kontak 2 jam. Kadar abu SRC yang dihasilkan sebesar 13,559-17,949% untuk waktu kontak 1 jam dan 11,111-16,667% untuk waku kontak 2 jam.