// <![CDATA[PENENTUAN KONDISI OPERASI TERBAIK PADA PEMBUATAN KITOSAN DARI CANGKANG KEPITING BAKAU]]> Leni Budi Astuti /142011022 Penulis Silvia Fransiskha Sinuhaji /142011084 Dosen Pembimbing 1 Ir. Suparman Juhanda,M.Eng.
Kitosan memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Kitosan dapat diperoleh dari cangkang hewan yang mengandung senyawa kitin, salah satunya kepiting bakau. Kepiting bakau dapat dibuat menjadi kitosan melalui tiga tahap, yaitu tahap demineralisasi untuk meminimalisasi kadar mineral, tahap deproteinasi untuk meminimalisasi kadar protein, dan tahap deasetilasi untuk memutus gugus asetil pada kitin dalam cangkang kepiting bakau. Hasil penelitian menunjukkan kondisi terbaik pada tahap demineralisasi, yaitu pada konsentrasi HCl 3M, suhu 70°C, dan waktu kontak selama 90 menit, dengan kadar abu sebesar 0,31%. Untuk tahap deproteinasi kondisi terbaik yaitu pada konsentrasi NaOH 0,75M, suhu 60°C, dan waktu kontak selama 90 menit, dengan kadar nitrogen sebesar 0,91% (kadar protein 5,66%) . Untuk tahap deasetilasi kondisi terbaik yaitu pada konsentrasi NaOH 10M, suhu 80°C, dan waktu kontak selama 90 menit dengan derajat deasetilasi yang diperoleh sebesar 45,32%.