KAJIAN PENGGUNAAN BATU APUNG SEBAGAI MEDIA PENAMBAT DALAM PROSES FERMENTASI ETANOL SECARA KONTINU PADA FERMENTOR TANGKI BERPENGADUK DAN FERMENTOR KOLOM TERFLUIDAKAN
Ditinjau dari kondisi sel pada proses fermentasi etanol secara kontinu, saat ini kebanyakan menggunakan kondisi free cell. Namun demikian kondisi free cell tersebut memiliki permasalahan antara lain sel mudah mengalami washed-out atau ikut terbawa bersama dengan produk karena sulitnya pemisahan antara sel dan produk, yang mengakibatkan jumlah sel di dalam fermentor akan berkurang. Hal tersebut dapat diatasi dengan membuat kondisi mikroorganisme tersebut ditambatkan terlebih dahulu ke dalam suatu media penambat (immobilized cell). Pada penelitian ini media penambat yang digunakan adalah batu apung dan cara penambatan selnya dengan cara adsorpsi. Alasan pemilihan batu apung sebagai media penambat yang digunakan dalam penambatan sel ini karena porositas yang dimiliki batu apung yang cukup besar sehingga diharapkan mudahnya mengadsorpsi ragi, selain itu batu apung memiliki massa yang ringan, hal ini mengakibatkan sel yang tertambat di batu apung akan menyerupai free cell. Namun demikian perlu dikaji lebih jauh terkait dengan proses fermentasi etanol dengan immobilized cell menggunakan batu apung sebagai media penambatnya dalam fermentor tangki berpengaduk dan fermentor kolom terfluidakan yang beroperasi secara kontinu sehingga tujuan penelitian ini adalah membandingkan dan menentukan kondisi terbaik kinerja fermentasi dengan kondisi free cell dan immobilized cell menggunakan penambat batu apung pada fermentor tangki berpengaduk dan fermentor kolom terfluidakan ditinjau berdasarkan nilai konsentrasi etanol dan yield etanol yang dihasilkan. Adapun hasil yang diperoleh untuk kondisi terbaik dalam fermentor tangki berpengaduk yaitu menggunakan kondisi immobilized cell dengan ukuran penambat batu apung mesh 18/20, ditinjau dari nilai konsentrasi etanol sebesar 32 %v/v dan nilai yield etanol sebesar 3,62 %b/b serta untuk kondisi terbaik dalam fermentor kolom terfluidakan yaitu menggunakan kondisi immobilized cell dengan ukuran penambat batu apung mesh 18/20, ditinjau dari nilai konsentrasi etanol sebesar 39 %v/v dan nilai yield etanol sebesar 4,50 %b/b
Detail Information
Citation
APA Style
. (2015).KAJIAN PENGGUNAAN BATU APUNG SEBAGAI MEDIA PENAMBAT DALAM PROSES FERMENTASI ETANOL SECARA KONTINU PADA FERMENTOR TANGKI BERPENGADUK DAN FERMENTOR KOLOM TERFLUIDAKAN ().Teknik Kimia:FTI
Chicago Style
.KAJIAN PENGGUNAAN BATU APUNG SEBAGAI MEDIA PENAMBAT DALAM PROSES FERMENTASI ETANOL SECARA KONTINU PADA FERMENTOR TANGKI BERPENGADUK DAN FERMENTOR KOLOM TERFLUIDAKAN ().Teknik Kimia:FTI,2015.Text
MLA Style
.KAJIAN PENGGUNAAN BATU APUNG SEBAGAI MEDIA PENAMBAT DALAM PROSES FERMENTASI ETANOL SECARA KONTINU PADA FERMENTOR TANGKI BERPENGADUK DAN FERMENTOR KOLOM TERFLUIDAKAN ().Teknik Kimia:FTI,2015.Text
Turabian Style
.KAJIAN PENGGUNAAN BATU APUNG SEBAGAI MEDIA PENAMBAT DALAM PROSES FERMENTASI ETANOL SECARA KONTINU PADA FERMENTOR TANGKI BERPENGADUK DAN FERMENTOR KOLOM TERFLUIDAKAN ().Teknik Kimia:FTI,2015.Text