// <![CDATA[Kampanye Mengenalkan Hurried Child Kepada Orangtua Untuk Menghindari Dampak Negatif Pada Perkembangan Karakter Anak]]> Wiwi Isnaini, M.Ds. Dosen Pembimbing 1 Nadya Ratu Sabilillah / 33-2010-106 Penulis Eny Dewijani, S.Ds. Dosen Pembimbing 2
Dalam perkembangan zaman yang semakin pesat, tuntutan untuk serba bisa dan serba menguasai kemampuan suatu fenomena yang disebut hurried child, dimana proses tumbuh kembang anak dipercepat. Anak dituntut untuk menguasai berbagai kemampuan atau memikul tanggung jawab tertentu di usia dini. Salah satu faktor penyebabnya adalah tuntutan orangtua yang menginginkan anak untuk mengikuti berbagai jadwal les yang padat. Tuntutan dari orang tua di bidang akademik dan kemampuan diri akan menimbulkan kondisi stres pada anak, baik dari aspek biologis maupun psikologis. Hal ini biasanya terjadi karena dilatarbelakangi kekhawatiran berlebihan orangtua akan masa depan anak. Akibatnya obsesi orangtua dibebankan kepada anak dengan menjalani kegiatan yang padat dan seringkali membuat anak terkungkung dalam situasi tertekan. Maka dari itu dibuatlah sebuah kampanye yang mengajak orangtua untuk menghindari dampak negatif pada perkembangan karakter anak. Fungsi orangtua menjadi penting untuk menjaga agar aktivitas-aktivitas pengembangan bakat berada dalam batasan yang wajar. Kampanye ini dirancang dengan tujuan guna menyadarkan orangtua untuk mengembangkan potensi unggul anak sesuai kemampuan anak, serta mempersuasi secara rasional kepada orangtua untuk memilih kegiatan yang diminati anaknya tanpa memaksakan kehendaknya.