// <![CDATA[PERANCANGAN KAMPANYE STOP ANAK DIBAWAH UMUR MENGENDARAI SEPEDA MOTOR]]> Ganis Resmisari, M.Ds. Dosen Pembimbing 2 Aditya Januarsa, M.Ds. Dosen Pembimbing 1 Faradilla Nurmaliza / 33-2011-046 Penulis
Berdasarkan pernyataan KAPOLRI bahwa tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia saat ini sudah sampai pada titik yang sangat memprihatinkan. Ternyata 20% diantaranya melibatkan pengendara sepeda motor dibawah umur. Berdasarkan hasil wawancara kepada 10 anak dan orangtua di kota bandung, diketahui bahwa alasan orangtua mengijinkan anak mereka yang masih dibawah umur mengendarai sepeda motor karena masih dalam lingkungan yang aman yaitu disekitaran komplek atau perkampungan. Namun orangtua tidak mengetahui bahwa anaknya seringkali mengendarai sepeda motor ke jalan raya, seringkali mereka berkendara tanpa menggunakan helm dan terkadang ugal-ugalan bahkan hampir celaka. Karena ketidaktahuan akan perilaku anaknya ketika mengendarai sepeda motor hingga saat ini orangtua masih mengijinkan anaknya yang masih dibawah umur mengendarai sepeda motor. Solusi dari permasalahan ini adalah membuat kampanye stop anak dibawah umur mengendarai sepeda motor yang langsung menyasar orangtua sebagai target primer. Tujuan dari kampanye tersebut adalah agar orangtua tidak lagi membiarkan anaknya yang masih dibawah umur mengendarai sepeda motor, sebelum anak tersebut cukup umur dan memiliki SIM, sehingga kecelakaan yang melibatkan anak dibawah umur mengendarai sepeda motor di jalan raya bisa diminimalisir.