<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="6355">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENGGUNAAN CERITA PROSA RAKYATRATU AJI BIDARA PUTIH SEBAGAI CONTOH PERTAHANAN DIRI BAGI ANAK MELALUI MEDIA ANIMASI]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ganis Resmisari, M.Ds.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ra. Dita Saraswati, M.Ds.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DHIA FITRA ANJAINI / 33- 2011-012</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penulis</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Desain Komunikasi Visual]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[FAD]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2015]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[0]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Jumlah kasus kejahatan terhadap anak di Indonesia terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Hal ini tak luput dari beberapa faktor penyebab di belakangnya. Dalam hal ini, pelaku orang yang asing bagi anak adalah salah satunya. Di satu sisi, masa anak-anak, khususnya anak usia dini, adalah masa transisi anak untuk berkembang dan belajar banyak hal baru dari lingkungan lain setelah lingkungan keluarganya, sehingga saat itu anak mulai untuk mandiri dan sesekali lepas dari pengawasan orangtuanya. Akan tetapi, sifat kepolosan pada kepribadian anak usia dini menjadi kelemahannya ketika sedang tidak bersama orangtua, yang kemudian menjadi sasaran kejahatan anak, tak terkecuali orang asing. Disinilah pelatihan sikap mawas diri anak terhadap orang asing menjadi dirasa perlu. Dari sekian banyak alternatif, penggunaan elemen folklor lokal yang dapat menjadi pilihan. Hakikatnya, folklor memiliki fungsi sebagai media edukasi dan hiburan. Maka dari itu, penggunaan folklor dianggap relevan sebagai contoh pertahanan diri anak terhadap orang asing, sekaligus sebagai upaya mempertahankan eksistensi budaya lokal di tengah gempuran informasi dari negara luar</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[pertahanan diri, anak, orang asing, folklor]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[NONE]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[Setiadi Open Source ETD System]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[531DKV/15]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[531DKV/15]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[My Library]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[531DKV/15]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="3672" url="" path="/531DKV.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[PENGGUNAAN CERITA PROSA RAKYAT RATU AJI BIDARA PUTIH SEBAGAI CONTOH PERTAHANAN DIRI BAGI ANAK MELALUI MEDIA ANIMASI]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[6355]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2016-06-16 10:44:49]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-08-23 11:28:20]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>