// <![CDATA[MENEKANKAN PENTINGNYA DIET PANGAN BAGI PENDERITA AUTISME MELALUI PERANCANGAN BUKU PANDUAN]]> Rosita Hardiyati, S.Sos., M.Ds. Dosen Pembimbing 1 Hendro Prayitno, S.Sn. Dosen Pembimbing 2 Jasmine Andini / 33-2010-058 Penulis
Autisme merupakan gangguan perkembangan sosial yang dapat terjadi pada siapapun akibat kerusakan perkembangan yang terjadi saat perkembangan fetus atau janin. Gangguan perkembangan tersebut bersifat permanen, yang artinya autisme tidak dapat disembuhkan, namun bisa diarahkan perkembangannya sehingga anak autis dapat menjadi individu yang mandiri saat mereka dewasa. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahap, diantaranya adalah survey ke sekolah autis, mewawancarai beberapa narasumber seperti orang tua dan staff ahli di sekolah autis dan tempat terapi serta menyebarkan kuesioner online kepada 35 ibu yang memiliki anak autis sebagai target audiens dalam penelitian ini. Setelah melewati tahap-tahap tersebut, masalah dibedah menggunakan beberapa metode analisis masalah untuk menemukan pernyataan masalah yang sesungguhnya, yaitu orang tua yang tidak menerapkan diet karena kurangnya pemahaman mereka tentang hubungan autisme dan pangan. Oleh karena itu, orang tua perlu diberi informasi mengenai bahaya pangan reaktif, ketersediaan pangan pengganti, tata cara penerapan diet pangan, serta manfaatnya jika diterapkan dan kerugiannya jika tidak diterapkan. Perancangan buku panduan diet pangan yang dilengkapi dengan ilustrasi dan infografik dibuat untuk mempermudah pemahaman orang tua