// <![CDATA[ISOLASI KITOSAN DARI CANGKANG KEPITING BAKAU]]> Miliani Aprilia/ 14-2011-008 Penulis Bayu Purnama Ridjadi /14-2011-048 Dosen Pembimbing 1 Suparman Juhanda, Ir.,M.Eng Dinarti Paramita, ST.,MT
Cangkang kepiting merupakan limbah yang dapat mencemari lingkungan jika jumlahnya melebihi ambang batas. Salah satu cara untuk memanfaatkan sisa penggunaan cangkang kepiting yaitu dengan mengolahnya menjadi kitosan. Cangkang kepiting mengandung protein 35,67 - 50%, kalsium karbonat 53,70 - 78,40%, dan kitin 18,70 - 32,20%. Kitosan dihasilkan melalui tiga tahap yakni tahap demineralisasi, deproteinasi dan deasetilasi. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kondisi pada tahap demineralisasi dengan HCl 3.02%, waktu proses 1 jam serta suhu proses 60oC dan pada tahap deproteinasi menggunakan NaOH 1.8%, waktu proses 2 jam serta suhu proses 70oC diperoleh kondisi terbaik untuk proses deasetilasi adalah konsentrasi NaOH 50%, waktu proses 80oC dan waktu proses 2 jam dengan derajat deasetilasi 45.49% dan yield yang diperoleh 39.33%. selain itu diperoleh daya jerap kitosan terhadap ion Cu2+ pada waktu kontak 60 menit diperoleh effisiensi penjerapan sebesar 99.6%.