// <![CDATA[PENGGUNAAN CANGKANG KERANG TERKALSINASI SEBAGAI KATALIS DALAM SINTESIS BIODIESEL DARI MINYAK KELAPA SAWIT]]> Haryono, ST., MT. Carlina D. Ariono, Ir., MT. Robi Suhendar /14-2011-028 Penulis Purwata Yuda Syarifudin/ 14-2011-040 Dosen Pembimbing 1
Salah satu faktor yang berpengaruh dalam pembuatan biodiesel adalah katalis. Katalis bermacam-macam jenisnya,salah satunya adalah katalis heterogen (katalis CaO). Katalis padat kalsium karbonat (CaCO3) yang dikalsinasi pada suhu 8000C menjadi CaO menunjukan aktifitas yang tinggi pada reaksi transesterifikasi antara minyak kelapa sawit dengan metanol menjadi biodiesel. CaO alami dari cangkang kulit kerang ini mudah didapatkan, tidak korosif, mudah proses pemisahan produknya,serta dapat digunakan beberapa kali untuk reaksi transesterifikasi minyak kelapa sawit dengan bantuan metanol. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan katalis padat berupa cangkang kulit kerang yang sudah dikalsinasi. Pada tahap reaksi transesterifikasi dalam pembuatan biodiesel, serta menentukan kondisi terbaik pada tahap reaksi transesterifikasi dengan katalis dari cangkang kulit kerang. Aspek yang akan dipelajari adalah pada tahap reaksi pembentukan metil ester dimana adanya parameter yang mempengaruhi seperti kadar katalis (%bb), perbandingan molar metanol terhadap minyak goreng kelapa sawit, temperatur reaksi, jenis dan jumlah katalis yang digunakan. Uji kualitas biodiesel didapatkan hasil terbaik pada berat katalis 10%- bb rasio mol 15:1 yang menghasilkan biodiesel dengan viskositas sebesar 2,987 cst, densitas sebesar 0,857 g/mL, yield sebesar 83%, angka asam sebesar 0,302 mgKOH/g sampel, angka setana sebesar 52,668 dan nilai kalor sebesar 8399 kal/g.