PEMODELAN PROSES CYCLOSTATIONARITY BERDASARKAN DATA PASUT CILACAP TAHUN 2007 s.d 2015
Sesuai prosedur dalam penentuan MSL sejati, pengamatan pasut dilakukan
secara terus-menerus selama 18,61 tahun dengan selang waktu satu jam
tanpa jeda. Pengamatan pasut tersebut bukanlah suatu hal yang mudah dan
hampir tidak dapat untuk dilakukan, MSL yang digunakan untuk kepentingan
teknis umumnya ditentukan berdasarkan data pengamatan pasut periode
pendek selama 15 atau 29 hari. Periode pendek tersebut memiliki
keterbatasan dalam mengakomodasi seluruh faktor yang mempengaruhi MSL.
Hipotesis pada penelitian ini MSL bulanan juga memiliki sifat
cyclostationarity berdasarkan penelitian pasang tinggi di Benoa, Bali yang
memiliki sifat yang sama. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan
terjadinya proses cyclostationarity untuk dijadikan sebagai model koreksi
mean sea level bulanan dan untuk mengetahui variasi yang terjadi.
Pemodelan dilakukan menggunakan fungsi gelombang menggunakan dua
konstanta pasut periode panjang Sa dan Ssa menggunakan analisis harmonik
kuadrat terkecil melalui Deret Fourier. Dari penelitian yang telah dilakukan
diketahui bahwa model gelombang yang dihasilkan sudah 80% mewakili
perilaku MSL bulanan dan simpangan maksimum terhadap MSL bulanan
rata-rata sebesar 245 mm.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2016).PEMODELAN PROSES CYCLOSTATIONARITY BERDASARKAN DATA PASUT CILACAP TAHUN 2007 s.d 2015 ().Teknik Geodesi:FTSP
Chicago Style
.PEMODELAN PROSES CYCLOSTATIONARITY BERDASARKAN DATA PASUT CILACAP TAHUN 2007 s.d 2015 ().Teknik Geodesi:FTSP,2016.Text
MLA Style
.PEMODELAN PROSES CYCLOSTATIONARITY BERDASARKAN DATA PASUT CILACAP TAHUN 2007 s.d 2015 ().Teknik Geodesi:FTSP,2016.Text
Turabian Style
.PEMODELAN PROSES CYCLOSTATIONARITY BERDASARKAN DATA PASUT CILACAP TAHUN 2007 s.d 2015 ().Teknik Geodesi:FTSP,2016.Text