// <![CDATA[PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PENGENDALI TEKANAN AIR PADA WATER PRESSURE CHAMBER SEBAGAI SIMULASI PENGUJIAN MOTOR TRANSPEDO BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA32]]> Indriati /11 2003 019 Penulis Hendi Handian, M.T. Ir. Andriyanto
Water Pressure Chamber merupakan alat bantu atau simulator pengetesan untuk jenis peralatan yang dapat difungsikan di bawah air seperti transpedo. Dengan menggunakan water pressure chamber ini maka pengujian seal dan kebocoran dapat di analisis lebih dahulu di laboratorium sebelum plant tersebut ditenggelamkan ke dalam laut. Di samping itu alat ini berfungsi sebagai alat uji perilaku transpedo dengan melihat kondisi motor transpedo. Untuk memfungsikan water pressure chamber ini agar seolah – olah peralatan bawah air yang diuji berada dalam keadaan yang sebenarnya, maka dibutuhkan peralatan yang dapat memberi tekanan. Pada tugas akhir ini, dirancang dan diimplementasiikan suatu sistem pengendali tekanan air yang digunakan untuk mengoprerasikan water pressure chamber secara semi otomatis. Tujuan perancangan sistem adalah mencapai tekanan air yang diinginkan yang ditentukan melalui input yang ditentukan melalui penekanan keypad. Sistem diimplementasikan ke dalam perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri atas empat kelompok subsistem yaitu : subsistem catu daya, subsistem input, subsistem pengendali menggunakan ATMega32, subsistem output. Subsistem catu daya mengeluarkan sumber tegangan 5VDC dan 12VDC. Subsistem input terdiri dari keypad dan sensor tekanan air (Keller PA 21SR 3 wire). Subsistem output terdiri dari pompa air dan valve udara yang berfungsi sebagai peningkat dan penurun tekanan air. Pompa air dan valve udara ini dikendalikan oleh relay 5VDC. Perangkat lunak yang digunakan dibuat dalam bahasa pemrograman C. Kendali tekanan air ini membandingkan nilai input tekanan aktual(y) dengan nilai tekanan referensi(x). Nilai referensi(x) merupakan input dari penekanan keypad yang memiliki range 0 25 bar / psi. Nilai aktual (y) adalah nilai dari hasil pengolahan sensor tekanan air (Keller PA 21SR 3 wire). Mode operasi sistem ini terdiri dari singlestage dan multistage. Berdasarkan hasil pengujian singlestage, nilai tekanan referensi yang diinputkan melalui keypad telah tercapai, dan kondisi pompa pada saat tekanan referensi tercapai, kondisi mesin pompa dan valve udara off dan mempertahankan keadaan yang diinginkan. Dengan sistem singlestage ini dapat diketahui keadaan water pressure chamber untuk satu kondisi tekanan. Berdasarkan pengujian perangkat lunak multistage, tekanan dan waktu delay yang diinput 5 kali, langsung dieksekusi oleh motor pompa dan valve udara dan diloop sebanyak yang diinginkan, ketika tekanan yang terdeteksi lebih dari 2 bar, maka motor transpedo akan aktif dan ketika tekanan antara 01 bar maka motor transpedo tidak aktif, sehingga dengan sistem ini dapat dilakukan uji coba perilaku transpedo dalam water pressure chamber dan dapat diketahui keadaan motor transpedo.