PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PENGENDALI TEKANAN AIR PADA WATER PRESSURE CHAMBER SEBAGAI SIMULASI PENGUJIAN MOTOR TRANSPEDO BERBASIS
MIKROKONTROLER ATMEGA32
Water Pressure Chamber merupakan alat bantu atau simulator pengetesan
untuk jenis peralatan yang dapat difungsikan di bawah air seperti transpedo.
Dengan menggunakan water pressure chamber ini maka pengujian seal dan
kebocoran dapat di analisis lebih dahulu di laboratorium sebelum plant tersebut
ditenggelamkan ke dalam laut. Di samping itu alat ini berfungsi sebagai alat uji
perilaku transpedo dengan melihat kondisi motor transpedo. Untuk
memfungsikan water pressure chamber ini agar seolah – olah peralatan bawah air
yang diuji berada dalam keadaan yang sebenarnya, maka dibutuhkan peralatan
yang dapat memberi tekanan.
Pada tugas akhir ini, dirancang dan diimplementasiikan suatu sistem
pengendali tekanan air yang digunakan untuk mengoprerasikan water pressure
chamber secara semi otomatis. Tujuan perancangan sistem adalah mencapai
tekanan air yang diinginkan yang ditentukan melalui input yang ditentukan
melalui penekanan keypad.
Sistem diimplementasikan ke dalam perangkat keras dan perangkat lunak.
Perangkat keras terdiri atas empat kelompok subsistem yaitu : subsistem catu
daya, subsistem input, subsistem pengendali menggunakan ATMega32, subsistem
output. Subsistem catu daya mengeluarkan sumber tegangan 5VDC dan 12VDC.
Subsistem input terdiri dari keypad dan sensor tekanan air (Keller PA 21SR
3
wire). Subsistem output terdiri dari pompa air dan valve udara yang berfungsi
sebagai peningkat dan penurun tekanan air. Pompa air dan valve udara ini
dikendalikan oleh relay 5VDC. Perangkat lunak yang digunakan dibuat dalam
bahasa pemrograman C.
Kendali tekanan air ini membandingkan nilai input tekanan aktual(y) dengan
nilai tekanan referensi(x). Nilai referensi(x) merupakan input dari penekanan
keypad yang memiliki range 0 25
bar / psi. Nilai aktual (y) adalah nilai dari hasil
pengolahan sensor tekanan air (Keller PA 21SR
3 wire).
Mode operasi sistem ini terdiri dari singlestage dan multistage. Berdasarkan
hasil pengujian singlestage, nilai tekanan referensi yang diinputkan melalui
keypad telah tercapai, dan kondisi pompa pada saat tekanan referensi tercapai,
kondisi mesin pompa dan valve udara off dan mempertahankan keadaan yang
diinginkan. Dengan sistem singlestage ini dapat diketahui keadaan water pressure
chamber untuk satu kondisi tekanan. Berdasarkan pengujian perangkat lunak
multistage, tekanan dan waktu delay yang diinput 5 kali, langsung dieksekusi oleh
motor pompa dan valve udara dan diloop sebanyak yang diinginkan, ketika
tekanan yang terdeteksi lebih dari 2 bar, maka motor transpedo akan aktif dan
ketika tekanan antara 01
bar maka motor transpedo tidak aktif, sehingga dengan
sistem ini dapat dilakukan uji coba perilaku transpedo dalam water pressure
chamber dan dapat diketahui keadaan motor transpedo.
Detail Information
Citation
APA Style
. (2009).PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PENGENDALI TEKANAN AIR PADA WATER PRESSURE CHAMBER SEBAGAI SIMULASI PENGUJIAN MOTOR TRANSPEDO BERBASIS
MIKROKONTROLER ATMEGA32 ().Teknik Elektro:FTI
Chicago Style
.PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PENGENDALI TEKANAN AIR PADA WATER PRESSURE CHAMBER SEBAGAI SIMULASI PENGUJIAN MOTOR TRANSPEDO BERBASIS
MIKROKONTROLER ATMEGA32 ().Teknik Elektro:FTI,2009.Text
MLA Style
.PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PENGENDALI TEKANAN AIR PADA WATER PRESSURE CHAMBER SEBAGAI SIMULASI PENGUJIAN MOTOR TRANSPEDO BERBASIS
MIKROKONTROLER ATMEGA32 ().Teknik Elektro:FTI,2009.Text
Turabian Style
.PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PENGENDALI TEKANAN AIR PADA WATER PRESSURE CHAMBER SEBAGAI SIMULASI PENGUJIAN MOTOR TRANSPEDO BERBASIS
MIKROKONTROLER ATMEGA32 ().Teknik Elektro:FTI,2009.Text