// <![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI BTS SITE ALARM INFORMATION TRANSMITTER MODULE BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C52]]> Lita Lidyawati, M.T JIMMY MELLSON TALUMEWO/11 – 1998 - 008 Penulis
Site Alarm Module (SAM) merupakan modul on-board di perangkat BTS berfungsi melaporkan informasi alarm dari alat sensor yang mendeteksi gangguan pada sejumlah parameter lingkungan BTS site. Informasi alarm dikirimkan melalui transmisi jaringan Wireless LAN atau jaringan fiber optik intranet ke Operation and Maintenance Center (OMC). Saat perangkat BTS dalam kondisi gangguan hingga berhenti operasi, maka kinerja sistem transmisi menjadi gagal mengirim informasi alarm ke OMC. Sistem transmisi juga tidak dapat memberitahukan kepada petugas di lapangan secara langsung jika terjadi gangguan, karena modelnya yang terpusat yaitu semua informasi status alarm dari beberapa BTS hanya diterima oleh petugas OMC dan selanjutnya diteruskan ke petugas yang berwenang, sehingga ada jeda waktu dalam hal pengiriman informasi alarm. Inovasi dilakukan dengan memanfaatkan SMS sebagai layanan pengiriman informasi alarm secara langsung dari alat sensor ke telepon selular petugas via transmisi jaringan GSM. BSAITModule (BTS Site Alarm Information Transmitter Module) memiliki saluran data input alarm yang terhubung ke alat sensor berbasis mikrokontroler AT89C52 sebagai sistem pengolah data yang masuk ke saluran serial RXD dan TXD dari telepon selular dan PC dengan kontrol oleh data selector. AT89C52 juga mengolah data tampilan ke dalam LCD, mengeluarkan sinyal control ke rangkaian Buzzer serta EEPROM. RS-232 sebagai antarmuka modul dengan PC Console yang berguna untuk memprogram nomor telepon petugas ke dalam EEPROM. Media pengirim SMS menggunakan dua buah telepon selular Sony Ericsson tipe T290i berbeda jaringan operator GSM dan bekerja serentak secara real time. Aplikasi perangkat lunak yang dibuat menggunakan assembler meliputi 2 bagian utama, yaitu sub program yang berfungsi sebagai entry data nomor telepon dan proses pengiriman data alarm dengan SMS. Dengan implementasi BSAIT-Module berbasis mikrokontroler AT89C52 dan layanan SMS diperoleh keuntungan yaitu aktifitas penanganan gangguan pada BTS menjadi responsive (saat pengujian sistem delay rata-rata 5 detik) serta berbiaya murah karena menggunakan layanan SMS.