// <![CDATA[PERANCANGAN DAN REALISASI INVERTER SATU FASA BERBASISKAN MIKROKONTROLER AT89S52 PADA UPS (UNINTERRUPTIBLE POWER SUPPLY) NONCONTINOUS]]> Syahrial, M.T. Decy Nataliana, M.T. Adi Susanto /11 2003 127 Penulis
Inverter adalah seperangkat alat switching elektronik yang mengubah tegangan DC (arus searah) ke tegangan AC (arus bolak-balik). Tegangan dan frekuensi yang dihasilkan dapat disesuaikan dengan menggunakan transformator, rangkaian switching, dan rangkaian kendali. Inverter dapat digunakan pada kendali motor AC atau UPS (Uninterruptible Power Supply). Rancangan inverter menggunakan transistor daya sebagai switching (pensakralan). Inverter berdasarkan penyaluran dayanya dapat di bagi menjadi 2 yaitu inverter satu fasa dan inverter tiga fasa. Inverter satu fasa pada UPS menggunakan transformator CT sebagai penaik tegangan dan mengubah tegangan DC ke tegangan AC. Metode switching yang digunakan adalah metode Push Pull. Metode ini menggunakan berberapa komponen transistor daya sebagai switching (pensaklaran) dengan menggunakan paling sedikit 2 buah komponen daya. Pengatur kendali switching pada transistor daya digunakan kendali berupa rangkaian mikrokontroler yang berfungsi mengeluarkan sinyal untuk mengatur pensaklaran. Pengaturan pensaklaran dirancang untuk mendapatkan frekuensi 50 Hz. Selain pengatur pensaklaran, mikrokontroler digunakan sebagai pengatur organisasi sistem pada UPS diantaranya pengaturan transfer switch relay, led indikator, dan buzzer. Sinyal keluaran mikrokontroler berupa sinyal PWM (Pulse Width Modulation) yang didapat dari perbandingan antara gelombang referensi (gelombang sinusoida) frekuensi 50 Hz dan gelombang segitiga frekuensi 1 KHz. Rentang waktu high dan low yang didapat diprogramkan ke mikrokontroler. Bahasa pemrograman yang digunakan pada mikrokontroler AT89S52 menggunakan bahasa Assembly sebagai perangkat lunak. Hasil dari tugas akhir ini adalah UPS noncontinous yang mampu memberikan daya pada beban apabila sumber tegangan utama dari PLN padam dan sumber tegangan cadangan yang digunakan berasal dari baterai bertegangan 12,87 VDC 7 Ah. Pengatur pensaklaran pada metode Push Pull menggunakan mikrokontroler AT89S52. Sinyal keluaran dari Inverter berupa sinyal PWM dengan tegangan sebesar 234,18 Vrms dan frekuensi 50 Hz.